Kepolisian Resor Malang menyatakan masih mengkaji izin penyelenggaraan pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Selasa (28/4).

Kepala Polres Malang Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Taat Resdi di Malang, Minggu, mengatakan pihaknya berencana bertemu dengan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk berkonsultasi terkait penerbitan izin pertandingan kedua kesebelasan itu.

"Masih dipertimbangkan, mungkin Senin atau Selasa, saya akan berkoordinasi dengan Polda Jatim," kata Taat.

Ditanya apa saja yang menjadi pertimbangan, Taat mengatakan jika hal tersebut meliputi banyak hal, salah satunya menyangkut situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Aspek tersebut terus dilakukan analisa oleh kepolisian setempat sehingga nantinya bisa menghasilkan keputusan terbaik.

Oleh karena itu, segala opsi mengenai mekanisme penyelenggaraan pertandingan masih memiliki beragam kemungkinan dan akan terus dipertimbangkan secara matang.

Kepolisian menginginkan pelaksanaan pertandingan yang bertajuk "Derbi Jatim" berjalan dengan lancar dan aman bagi semua masyarakat.

"Kalau dari asesmen memang pertandingannya high risk (risiko tinggi)," katanya.

Perihal infrastruktur di Stadion Kanjuruhan, Kapolres menyampaikan lokasi itu memang dinyatakan sudah layak untuk menggelar laga dengan klasifikasi risiko tinggi.

"Itu sudah dilakukan asesmen, jadi aspek infrastrukturnya sudah memenuhi," ucap Taat.

Pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung pada Selasa (28/4).

Polres Malang pun belum bisa memastikan kapan rekomendasi soal izin pertandingan bisa keluar. Namun, kepolisian mengupayakan hal itu bisa diberikan secepatnya.

Kapolres menegaskan bahwa segala bentuk keputusan final menyangkut pelaksanaan pertandingan kandang Arema FC menjamu Persebaya di Stadion Kanjuruhan didasarkan pada hasil dan keputusan terbaik yang sampai kini masih terus dilakukan pembahasan secara komprehensif.

"Intinya kami mempersiapkan dan berupaya mengambil keputusan sebaik-baiknya, apa pun keputusannya itu, insyaallah berdasarkan hasil terbaik dari semua aspek," katanya.

Pewarta: Ananto Pradana

Editor : Astrid Faidlatul Habibah


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026