Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menyebut bahwa stok beras dan minyak goreng untuk Lebaran 2026 di kota ini relatif stabil, sehingga kebutuhan masyarakat pun untuk bahan pokok tersebut dapat terpenuhi.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Kota Kediri, Selasa, mengemukakan stok beras yang ada di Gudang Bulog Kediri cukup untuk 25 bulan.
Untuk Kota Kediri stok beras di Gudang Bulog mencapai 24 ribu ton begitu dengan minyak goreng yang stoknya saat ini ada 4.200 liter.
"Alhamdulillah stok bahan pokok aman, berasnya aman, kemudian minyak goreng juga aman. Untuk stok beras khusus di Kota Kediri ada 24 ribu ton dan insya Allah bisa menjangkau sampai 25 bulan ke depan. Untuk minyak goreng stoknya bisa untuk satu bulan dan akan terus dikirim," katanya.
Ia juga sudah meninjau secara langsung stok beras dan minyak goreng tersebut di Gudang Bulog Kediri. Masyarakat juga diimbau tidak perlu khawatir karena kebutuhan pokok aman.
Dirinya menambahkan, saat ini harga bahan pokok di pasar relatif stabil. Selain karena stok beras dan minyak yang melimpah, juga kegiatan operasi pasar yang digelar pemkot berdampak positif.
Pemkot, kata dia juga terus berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok, sehingga nantinya turut menjaga inflasi di kota ini.
Selain itu, pemkot juga kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk distributor sehingga harga bahan pokok pun bisa relatif stabil.
"Semuanya stabil dan setiap hari kami juga memantau. Harganya juga stabil. Cabai juga mulai berangsur baik (harga turun) kemudian harga bahan pokok lain, sayur dan sebagainya," kata dia.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun menambahkan secara total stok beras yang ada di gudang Bulog Kediri sekitar 78 ribu ton dan khusus untuk Kota Kediri, stoknya adalah sekitar 24 ribu ton.
Ia menambahkan pemkot juga terus melakukan penyerapan gabah petani. Sekitar dua hari lalu, Bulog sudah menyerap sekitar 1.500 ton gabah dari petani. Jumlah itu juga terus meningkat seiring dengan panen raya di sejumlah daerah wilayah Bulog Kediri, yakni Kabupaten/Kota Kediri serta Kabupaten Nganjuk.
"Penyerapan ada tren kenaikan karena sudah panen. Dua hari lalu ada hampir 1.500 ton. Karena sudah mulai panen dan ini penambahan stok," kata dia.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026