Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota mendalami alur sindikasi kelompok balap liar di wilayah setempat yang telah menimbulkan keresahan di masyarakat.
Kepala Polresta Malang Kota Komisaris Besar Polisi Putu Kholis Aryana di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, menyampaikan proses yang sedang berjalan bertujuan memperkuat alur penanggulangan, pemecahan persoalan, dan memetakan jaringan balap liar.
"Beberapa waktu lalu kami paham masyarakat resah dengan aksi balap liar. Kami sedang mendalami bagaimana sindikasi kelompok balap liar di Kota Malang," kata Putu.
Menurut Putu, aksi kebut-kebutan di jalan tak sepatutnya terjadi, lantaran membahayakan keselamatan dan nyawa setiap masyarakat sebab balap liar menjadi salah satu pemicu kecelakaan lalu lintas.
"Kami harus mendalami agar bisa memecahkan masalah sampai ke akar-akarnya," ucapnya.
Balap liar memang beberapa kali muncul, salah satunya ada di kawasan patung pesawat di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru. Saat itu, aksi kebut-kebutan berhasil dibubarkan oleh warga yang sudah merasa resah.
Aksi pembubaran balap liar yang dilakukan oleh masyarakat tersebut viral di media sosial dan mendapatkan tanggapan positif dari warga net.
Warga juga melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setempat melalui layanan 112 dan langsung ditindaklanjuti dengan penanganan melalui langkah preemtif serta preventif.
Dia pun mengapresiasi langkah tanggap yang diambil oleh masyarakat dalam mencegah terjadinya balap liar.
Ke depan, dia menginginkan seluruh warga untuk terus aktif dalam membantu upaya kepolisian menanggulangi berbagai potensi pelanggaran hukum sehingga tidak berkembang ke arah lebih besar yang bisa menimbulkan ancaman pada keselamatan masyarakat.
Bahkan, warga di kota setempat diperbolehkan mengambil tindakan pertama atau pencegahan terhadap potensi terjadinya aksi balap liar yang telah tergolong gangguan keamanan.
"Ini untuk mencegah supaya tidak ada masyarakat yang dirugikan," tuturnya.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026