Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Jawa Timur bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur memperkuat kerja sama literasi digital.
“Kami ingin meningkatkan kerja sama, khususnya di bidang literasi digital yang pada 2024 sudah kami bangun bersama Diskominfo,” ujar Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur Wahjoe Soetiono dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Jawa Timur Rabu.
Ia menjelaskan, media digital memiliki pengaruh yang luas dalam kehidupan masyarakat, sehingga pemanfaatannya perlu disikapi secara bijak terutama oleh generasi muda.
Wahjoe menyebutkan, media digital dapat diibaratkan seperti dua mata pisau yang memiliki dampak berbeda, bergantung pada cara penggunaannya.
Menurutnya, sejumlah persoalan yang kerap muncul di ruang digital antara lain maraknya pinjaman dalam jaringan ilegal, kecanduan gim daring, media propaganda, serta arus informasi yang tidak tersaring dengan baik
"Karena itu, DPW LDII Jawa Timur mendorong penguatan literasi digital yang berkelanjutan," ujarnya.
Kepala Dinkominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin mengatakan pihaknya membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya penguatan literasi digital.
Menurutnya, kerja sama yang terjalin dengan LDII sejalan dengan program Gubernur Jawa Timur Nawa Bhakti Satya 2.0.
"Kerja sama yang telah dibangun antara LDII dan Dinkominfo Jawa Timur perlu terus ditingkatkan, mengingat tantangan di ruang digital yang semakin kompleks dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat," ujarnya.
Sherlita juga memperkenalkan program Cerdas Digital (Cerdig) yang dimiliki Dinkominfo Jawa Timur sebagai salah satu upaya meningkatkan literasi digital masyarakat.
Program tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan bimbingan teknis (bimtek) digital yang mencakup peningkatan keterampilan digital, keamanan siber, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), pengelolaan media digital, literasi keuangan digital, serta pemanfaatan data.
“Kami berharap Program Cerdig mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk LDII. Melalui sinergi tersebut, upaya peningkatan literasi digital diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ujar Sherlita.
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026