Pelatih Persela Lamongan Bima Sakti menyatakan kemenangan atas Persiba Balikpapan pada Minggu (4/1) menjadi momentum penting bagi tim untuk bangkit dan memperbaiki performa di kompetisi Pegadaian Championship 2025–2026.

“Kemenangan kemarin menjadi momentum yang sangat berarti bagi kami. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk bangkit dan tampil lebih baik ke depan,” ujar Bima Sakti di Lamongan, Jawa Timur, Senin.

Ia mengatakan kemenangan itu dipersembahkan untuk almarhum Choirul Huda serta seluruh suporter Persela Lamongan yang terus memberikan dukungan kepada tim.

Sebagai informasi, Almarhum Choirul Huda merupakan legenda Persela Lamongan yang dikenal memiliki dedikasi one man one club, setelah mengabdikan seluruh karier profesionalnya hanya untuk Persela hingga wafat pada 2017. Sosoknya menjadi simbol loyalitas dan semangat juang Laskar Joko Tingkir.

Selain itu, Bima Sakti menyebut dukungan moril dari suporter tetap menjadi kekuatan bagi tim meski belum dapat hadir langsung di Stadion Surajaya. 

"Kami rindu atmosfer stadion yang dipenuhi suporter. Semoga ada keringanan sanksi sehingga dukungan langsung dapat kembali diberikan," katanya. 

Pelatih yang baru menjalani debut bersama Persela itu juga menegaskan kemenangan perdananya menjadi modal penting untuk membangun kembali kepercayaan diri tim.

"Kami harus melangkah secara bertahap dan tidak cepat puas menghadapi jadwal padat pada Januari," ucapnya. 

Bima Sakti menambahkan, menghadapi lima pertandingan dalam sebulan, rotasi pemain akan dilakukan agar kondisi fisik tetap terjaga. 

Ia juga menyebut jendela transfer yang dibuka pada 10 Januari akan dimanfaatkan manajemen untuk menambah kedalaman skuad, dengan sejumlah pemain masih dalam proses negosiasi.

Tambahan tiga poin membuat Persela naik ke posisi empat klasemen sementara Pegadaian Championship 2025–2026 dengan koleksi 24 poin.

Pewarta: Alimun Khakim

Editor : A Malik Ibrahim


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2026