Malang - Program Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) yang diterapkan Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang, Jawa Timur, berhasil mengantarkan RPH tersebut menyabet juara pertama lomba RPH tingkat nasional. Direktur RPH Kota Malang Djoko Sudadi, Selasa, mengatakan, sejumlah kriteria penilaian yang ditetapkan Departemen Pertanian sebagai penyelanggara lomba cukup banyak dan ketat. "Kriteria yang wajib dipenuhi masing-masing RPH yang ikut lomba di antaranya adalah kebersihan RPH, ketaatan terhadap ketentuan, menerapkan pola ASUH secara benar serta memiliki nomor kontrol veteriner yang dipantau langsung oleh Pemprov Jatim," katanya. Lomba RPH yang diselenggarakan Departemen Pertanian tersebut sebagai rangkaian dari Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan secara nasional. Selain kriteria tersebut, katanya, RPH Kota Malang juga mendistribusikan 90 persen daging yang disembelih di RPH pada pedagang bakso di daerah itu serta menjaga kualitas kebersihan sapi sebelum disembelih dan memenuhi kebutuhan air bagi hewan. Hanya saja, katanya, meski RPH mampu memenuhi kebutuhan daging untuk konsumsi masyarakat yang mencapai 70 ekor per hari, harga daging menjelang Idul Adha tetap naik hingga mencapai Rp72 ribu/kg. Padahal, katanya, setelah Lebaran (Idul Fitri) lalu, harga daging sapi sempat turun hingga menjadi Rp65 ribu/kg, namun sekarang sudah naik lagi. Sementara Wali Kota Malang Peni Suparto mengintruksikan agar RPH setempat tidak memotong sapi betina sebagai upaya untuk menjaga populasi sapi yang semakin menurun. "Kalau sapi betina tidak dipotong, pasti akan tetap terus berkembang biak, sehingga populasi sapi di daerah ini bisa terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," tegasnya.(*)

Pewarta:

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012