Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menyosialisasikan rencana penerapan Terminal Booking System (TBS) kepada para pengguna jasa. 

Direktur Operasi TPS Noor Budiwan menjelaskan uji coba penerapan TBS dijadwalkan mulai 7 Juli mendatang. 

"TBS merupakan sistem penjadwalan kedatangan truk melalui pembagian time slot yang memungkinkan pengaturan arus kendaraan ke terminal secara lebih merata dan terkendali," katanya melalui keterangan tertulis di Surabaya, Sabtu. 

TBS dirancang untuk mengurangi antrean truk pada jam-jam operasional tertentu, mempercepat waktu pelayanan dan pada akhirnya meningkatkan efisiensi biaya logistik secara keseluruhan.

Noor meyakini implementasi TBS dapat menurunkan waktu tunggu layanan bongkar muat truk di lapangan penumpukan dari awal gate in hingga gate out, yang dikenal sebagai truck round time (TRT). 

"Pengurangan TRT secara signifikan akan memberikan dampak positif terhadap kelancaran operasional serta efektivitas pengelolaan armada oleh para pelaku usaha logistik," ujarnya.

Selain itu, TBS akan membantu menciptakan ritme layanan yang lebih terencana dan terukur.

Noor mengungkapkan penerapan TBS menjadi bagian penting dari konsep terminal modern. 

"Dengan sistem ini, pola kedatangan truk bisa lebih merata dan tidak terpusat di waktu-waktu padat seperti pukul 16.00-24.00. Ini tentu akan berdampak langsung pada kecepatan layanan serta kenyamanan pengguna jasa," ucapnya. 
 

Pewarta: Hanif Nashrullah

Editor : A Malik Ibrahim


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2025