Pasuruan - Produksi telur kelompok peternak bebek "Dewi Sri" Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur turun akibat cuaca yang kurang menentu. Ketua kelompok peternak bebek "Dewi Sri" Desa Ranuklindungan, Suwari Irwanto yang ditemui, Sabtu menyebutkan, produksi telur bebek-bebek peliharaannya itu kini turun sekitar 50 persen dari jumlah populasi. Penurunan produksi, kata Suwari, karena cuaca beberapa bulan terakhir ini kurang mendukung. Selain cuaca yang lembab karena hujan, juga sering dusertai angin kencang. Akibatnya, banyak bebek yang stres, dan bulunya banyak yang rontok sehingga menurunkan propduksi telurnya. Dijelaskan, produksi telur bebek-bebek milik anggota kelompok akan meningkat saat-saat cuaca kering, dan tidak ada angin. Produksi telur bebeknya bisa mencapai 80 persen dari jumlah populasinya. Disebutkan, jumlah bebek milik peternak anggota kelompoknya kini mencapai 1.200 ekor. Bebek-bebek milik 34 anggota kelompok tersebut dipelihara dalam tiga unit kandang dengan sistem kandang kering. Artinya, kata dia, bebek-bebek milik anggota kelompok dibudidayakan dalam kandang kering. Bebek-bebek diberi pakan dengan pelet yang telah diatur komposisi, maupun jadwal makannya. Bebek-bebek milik anggota kelompok tidak pernah dikembala ke sawah. Dijelaskan, untuk mendapatkan produksi telur yang berkualitas dengan warna kuning telur yang lebih kuning kemerahan, bebek-bebeknya selalu diberi pakan pelet yang diantaranya berupa limbah kepala udang. Sekretaris Kelompok Peternak Bebek "Dewi Sri" Desa Ranuklindungan, Sumarni menyebutkan, produksi telur bebek milik anggota yang rata-rata berkisar antara 600 butir per hari dijual ke para perajin telur asin di sekitar kampungnya. sehingga telur-telur produksi peternak bebek di Desa Ranuklindungan dijual ke luar desa sudah dalam bentuk telur asin, baik dijual secaramentah atau matang. Pembeli biasanya datang sendiri dari berbagai kota di Jawa Timur, bahkan ada juga yang dari Yogyakarta sebagai oleh oleh. Suwarni menuturkan, telur asin buatan perajin Ranuklindungan Grati banyak disenangi pembeli karena rasanya yang enak, dan masir (kesat). Jumlah perajin telur asin di Desa Ranuklindungan sedikitnya terdaoat 25 perajin. Suwarni menyebutkan, peternak menjual telur bebek mentah ke perajin dengan harga Rp1.400 per butir. Sedangkan perajin menjual telur asin mentah dengan harga Rp 1.700 per butir, dan telur asin matang dengan harga Rp 1.900 per butir.

Pewarta:

Editor : Endang Sukarelawati


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012