Batu - Wali Kota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko meminta perusahaan yang hingga saat ini belum mengasuransikan pekerjanya, mengikutkan program tersebut guna memberikan rasa nyaman dan aman bagi mereka. "Jaminan sosial, dalam hal ini Jamsostek, merupakan kebutuhan dan hak buruh, sehingga harus dapat dipenuhi perusahaan, sebab hal itu menjalankan budaya keselamatan kerja secara riil di masing-masing perusahaan," kata Eddy dalam peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Balai Kota Batu, Rabu. Ia menyebutkan, sekitar 55 persen dari 5.590 tenaga kerja yang ada di 203 perusahaan di Kota Batu belum mendapatkan asuransi atau jaminan sosial. Oleh karena itu, Eddy berharap, semua perusahaan di Kota Batu bisa meningkatkan keselamatan dan kesehatan pekerja dengan ikut dalam Jamsostek, sehingga bisa menekan angka kecelakaan kerja. Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Eddy Rumpoko juga menyampaikan penghargaannya atas peran berbagai kalangan sehingga angka pengangguran di Kota Batu terus berkurang. "Saya mengucapkan terima kasih kepada pengusaha dan seluruh 'stakeholder' yang bergerak di bidang tenaga kerja, karena dengan perannya dapat meningkatkan kesempatan kerja dan menurunkan angka pengangguran," katanya. Data Dinas Sosial Kota Batu menyebutkan, dengan peran semua pihak, angka kesempatan kerja di Kota Batu, dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir meningkat dari 77.674 orang pada 2003 menjadi 92.274 orang pada 2010.(*)

Pewarta:

Editor : Endang Sukarelawati


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012