Platform digital ekosistem logistik asal Surabaya resmi diperkenalkan kepada publik sejak diluncurkan September 2023 yang memiliki lebih dari 10.000 pengguna.

Founder & Chief Executif Officer MuatMuat Daniel Setiawan di Surabaya, Jumat, mengatakan pada akhir 2024 diharapkan aplikasi muatmuat sudah terunduh sebanyak 500 ribu lebih.

"Sedangkan pada 2025 kami berharap sudah diunduh dan digunakan sebanyak 1,5 juta pengguna," katanya.

Daniel menjelaskan, dasar filosofi didirikannya muatmuat, setelah memahami lebih dari setengah abad atau sejak 1970 di bidang usaha transportasi barang, maka pihaknya membangun sebuah platform ekosistem logistik yang bertujuan untuk membantu jasa angkut barang.

"Dengan dua tujuan yakni, menaikkan revenue atau pendapatan dan utamanya menurunkan biaya belanja barang atau suku cadang," ucapnya.

Sementara itu, Chief Technology Officer muatmuat Nandi Handoko menambahkan aplikasinya merupakan sebuah ekosistem yang terdiri dari tiga aplikasi yang berbeda, dengan keunggulan dan fungsi yang dimiliki oleh masing-masing platform.

"Para pemilik bisnis dapat mengandalkan muatmuat untuk membantu memaksimalkan produktivitas usaha mereka, yakni Aplikasi untuk buyer, shipper dan transporter," katanya.

Dirinya berharap agar aplikasi tersebut tidak berhenti hanya sampai di sini saja namun akan terus berinovasi.

"Tentunya kami akan terus melakukan gebrakan inovasi agar dapat menjadi lebih baik lagi," ucapnya.

Sementara, Chief Marketing Officer muatmuat Yosua Handoko mengatakan dengan diperkenalkannya platform tersebut diharapkan dapat membantu para pelaku usaha di dunia logistik, terlebih sudah mengalami transformasi digital.

"Kami berharap aplikasi ini bukan hanya membantu para pelaku di dunia logistik Indonesia namun juga merangsang pertumbuhan ekonomi dari para penggunanya," tuturnya.

Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024