Tentara Israel melanjutkan serangannya ke kota-kota besar dan kecil di Tepi Barat yang diduduki, dengan menangkap lebih banyak warga Palestina dan menutup dua toko percetakan, Kamis (15/2).

Tentara tersebut menyerbu kota Ramallah, Al-Bireh, Qalqilya, Tulkarm, Nablus, dan kota-kota di Hebron, Bethlehem, dan kamp Ain Al-Sultan di Jericho, menurut laporan para saksi mata untuk laporan Anadolu.

Tentara Israel juga menangkap empat warga Palestina dalam penggerebekan di Nablus dan lokasi pengungsi di sebelah barat kota Ain Beit Al-Ma,' berdasarkan laporan saksi mata tersebut.

Bentrokan meletus antara warga Palestina dan tentara Israel di Qalqilya, yang menggunakan tembakan tajam selama operasi militer selama berjam-jam, akhir-akhir ini.

Saksi mata mengatakan bahwa setidaknya tiga warga Palestina ditangkap selama konfrontasi tersebut.

Tentara Israel juga menggerebek dua toko percetakan di Ramallah, menghancurkan isinya, dan menggantungkan tanda-tanda yang mengumumkan penutupannya, dengan tuduhan bahwa mereka mendukung Hamas, menurut sumber lokal.

Tentara Israel selanjutnya menangkap lima warga Palestina dari pinggiran Shuweika dan kota Alar di Tulkarem. Mereka juga menyerbu kota Hebron dan Betlehem, serta kamp Ain Sultan dekat Yerikho, menurut sumber yang sama.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang dalam keputusan sementara pada Januari memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.
 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024