Mahasiswa Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo mendeklarasikan Pemilu Damai 2024 dalam kegiatan yang dihadiri ratusan mahasiswa di aula kampus setempat di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Senin.

Dosen IAD Probolinggo Dr Jadid Khadavi mengatakan mahasiswa sebagai agen perubahan harus menjadi contoh terbaik di dalam keluarga dan masyarakat.

"Sebagai warga negara yang berdemokrasi, masyarakat dan mahasiswa memiliki kewajiban untuk menentukan nasib bangsa yang lebih baik pada Pemilu 2024 dengan masing masing calon pilihannya sesuai dengan hati nurani," katanya di Kota Probolinggo.

Dengan adanya deklarasi pemilu damai itu, lanjut dia, pihaknya berharap dan mengajak semua masyarakat untuk aktif dan berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilu 2024 secara damai.

"Saya berharap masyarakat tidak terpolarisasi dalam Pemilu 2024 yang akan digelar dalam waktu dekat ini. Beda pilihan itu wajar, namun jangan ada polarisasi karena beda pilihan," tuturnya.

Ia menjelaskan perguruan tinggi dengan membawa misi persatuan dan kesatuan akan mengajak dan mengimbau mahasiswa untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemungutan suara 14 Februari 2024.

"Mahasiswa dalam berbagai macam kegiatan kemahasiswaan memiliki peran penting sebagai agen perubahan persatuan dan kerukunan masyarakat," katanya.

Salah seorang mahasiswi IAD Probolinggo Himatul Khoiroh berharap agar Pemilu 2024 itu berjalan dengan lancar dan menjadikan mahasiswa berpartisipasi aktif menyalurkan hak pilihnya untuk menentukan masa depan bangsa lima tahun ke depan.

"Harapannya Pemilu 2024 itu berjalan dengan lancar dan damai. Siapapun pilihannya, itu adalah yang terbaik bagi bangsa Indonesia," ujarnya.

KPU Kota Probolinggo telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Probolinggo sebanyak 178.502 pemilih yang terdiri dari 87.460 pemilih laki-laki dan 91.042 pemilih perempuan.

Kemudian untuk tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2024 di Kota Probolinggo sebanyak 669 TPS yang tersebar di 29 kelurahan di lima kecamatan.

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024