Pamekasan - Rumah Sakit Daerah (RSD) Pamekasan, Madura, merawat balita penderita difteri, kata dokter yang menangani kasus itu, dr Imam Kusnadi, Kamis. Dia mengatakan, balita penderita difteri ini merupakan rujukan dari klinik di Sampang, pasien bernama Fitriani (3) asal Kecamatan Omben. "Sudah lima hari ini yang bersangkutan dirujuk ke rumah sakit Pamekasan," kata dr Imam menjelaskan. Balita penderita difteri ini merupakan anak dari pasangan suami istri Arbiyan dan Syarofah. Menurut orang tuanya, Ny Syarofah, anaknya menderita panas sejak sepuluh hari lalu, ketika itu anaknya diperiksa ke salah satu dokter spesialis di Sampang. Ternyata, kata Syarofah saat dilakukan pemeriksaan itu, anaknya dinyatakan telah positif menderita difteri dan perlu dirujuk ke rumah sakit Pamekasan. "Sabtu pekan kemarin anak kami lalu kami rujuk ke sini dan kondisi panas tubuhnya sangat tinggi," kata Syarofah. Indriani, penderita difteri asal Omben Sampang ini dirawat di ruang zal anak RSD Pamekasan bersama para pasien anak lainnya. Menurut dr Imam Kusnadi, perawatan Indri ini sengaja tidak diisolasi, karena di RSD Pamekasan sendiri tidak ada tempat khusus. "Sebenarnya idealnya memang di isolasi. Karena difteri ini kan masuk kategori jenis penyakit yang mudah menular melalui pernafasan," katanya. Akan tetapi, sambung dia, karena tidak ada tempat khusus, pihaknya terpaksa menempatkan penderita difteri Indriani tersebut bersama pasien balita lainnya. Indriani tercatat sebagai Balita penderita difteri ke-6 yang dirawat RSD Pamekasan sepanjang 2011 ini. Sementara di Sampang sendiri, Balita yang tercatat oleh Dinas Kesehatan setempat menderita difteri sebanyak sembilan orang sepanjang 2011. (*)

Pewarta:

Editor : FAROCHA


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011