Medan - Dua orang haji asal Labuhan Batu, Sumatera Utara, yakni Johar M Rokan Bin HM Said (56) dan Nur Saumi Binti M Nasir (32), yang tergabung pada kelompok terbang 5 Debarkasi Medan, masih dirawat di Mekkah.
"Mereka ditinggal di sana, karena masih dalam perawatan akibat sakit yang diderita," kata staf Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Chairul Syam, Kamis.
Ia mengatakan kedua haji itu tidak ikut dengan rombongan kelompok terbang (kloter) 5 pulang ke Tanah Air (16/11), karena salah seorang di antara mereka, yakni Johar M Rokan dalam keadaan sakit dan dirawat di RS Mekkah.
Sementara itu, Haji Nur Saumi hanya mendampingi mertuanya yang sedang sakit itu (Johar M Rokan). "Jadi, jamaah Kloter 5 yang sakit dan saat ini sedang dirawat di Mekkah hanya satu orang," katanya.
Dia mengaku belum bisa memastikan, kapan kedua orang haji asal Labuhan Batu itu bisa kembali ke kampung halamannya, karena yang mengetahui masalah mereka adalah petugas jamaah haji Indonesia yang berada di Mekkah.
"Kita tunggu saja, kapan jamaah haji tersebut bisa pulang ke Tanah Air," katanya.
Mengenai biaya dan pengobatan jamaah haji yang mengalami sakit di Mekkah, hal itu merupakan tanggung jawab panitia haji Indonesia.
"Segala biaya jamaah haji yang sakit tersebut ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Indonesia," kata Chairul. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011