Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur meluncurkan Pelayanan Administrasi Kependudukan Khusus Petugas Desa atau Kelurahan Melalui Website (Pelaku Paradewi) guna mempercepat pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk).

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati dalam keterangannya di Mojokerto, Jumat mengatakan peluncuran inovasi kali ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
 
"Ini adalah upaya kita untuk memperbaiki pelayanan kita kepada masyarakat," katanya.
 
Selain itu, Bupati Ikfina menekankan seluruh elemen yang terlibat harus benar-benar berkomitmen dan menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan terutama perubahan menuju era digitalisasi.
 
"Perubahan ini memang harus kita lakukan. Karena saat ini semua serba digital, maka kita juga harus menyesuaikan dan terus belajar. Maka tolong, semua yang terlibat dalam inovasi ini harus berkomitmen dan terus belajar," tuturnya.
 
Baca juga: Kota Mojokerto terima penghargaan insentif fiskal turunkan kemiskinan

Hadirnya inovasi "Pelaku Paradewi" ini, lanjut Ikfina, diharapkan mampu memperbaiki dan menambah akurasi pendataan terutama dalam hal administrasi kependudukan.
 
"Desa ini merupakan pintu masuknya. Semua data dari masyarakat masuknya lewat desa, selanjutnya baru ke tingkat kecamatan dan kabupaten. Sehingga, pendataan ini bisa rapi dan akurasinya terjamin," tuturnya.
 
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Amat Susilo menyampaikan, dengan adanya "Pelaku Paradewi" ini sejumlah pelayanan Adminduk bisa langsung di cetak di desa.
 
"Akta kelahiran, Kartu Keluarga, surat pindah bisa dicetak di desa. Tapi KIA dan KTP sementara hanya bisa dicetak di Dispendukcapil. Kami terus berupaya, nantinya pelayanan Adminduk agar bisa dilakukan cukup di desa," tuturnya.
 
Hal ini tentunya untuk mempercepat proses pelayanan Adminduk dan untuk mengurangi kepadatan antrean yang terjadi di kantor Dispendukcapil.
 
"Selain tidak perlu jauh-jauh untuk pengurusan Adminduk, kecepatan dan keakuratan data penduduk ini sangat penting, karena nanti data penduduk juga akan digunakan untuk kebutuhan pemerintah lainnya, sehingga bisa tepat sasaran, tidak tumpang tindih," ucapnya.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Taufik


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023