Surabaya - Tim Juri Lomba Manuskrip Buku Esai, Puisi, dan Cerpen Festival Seni Surabaya (FSS) 2011 akhirnya menetapkan dua di antara 30 manuskrip buku FSS 2011 sebagai pemenang lomba.
Koordinator Bidang Sastra FSS 2011, F Aziz Manna, di Surabaya, Rabu, mengatakan, dua manuskrip buku yang terbilih adalah manuskrip puisi Syair Pemanggul Mayat karya Indra Tjahyadi (Probolinggo) dan manuskrip cerpen La Rangku karya Erlang Niduparas (Serang).
"Setelah tim juri melakukan pembacaan, penelaahan, dan penilaian berdasarkan aspek ketajaman, daya menjelaskan, eksplorasi tema, keunikan gaya dalam kematangan penulisan, akhirnya memutuskan dua manuskrip yang menang lomba," katanya.
Untuk kategori manuskrip buku esai, lanjut dia, tim juri memutus tidak ada pemenang karena manuskrip peserta tidak ada yang masuk kriteria sebagai esai. Beberapa manuskrip cenderung mengarah pada kajian akademik dan beberapa manuskrip lagi lebih mengarah pada laporan jurnalistik.
Secara umum, lanjut dia, tim juri menilai manuskrip peserta belum mendekati konsep esai yang menonjolkan gagasan subyektif penulis. Manuskrip peserta hanya diarahkan sebagai bentuk apresiasi karya sekaligus jembatan karya seni pada publik.
Kategori manuskrip puisi, lanjut dia, juri memutuskan memilih manuskrip puisi Syair Pemanggul Mayat karena dinilai secara tematik mewakili tema FSS 2011. Manuskrip tersebut secara tematik berbicara tentang dunia ambang antara kesadaran dan mimpi.
"Pilihan kata sangat menderam dan meneror. Pencampuradukan realitas. Sedangkan manuskrip peserta lainnya secara pilihan kata, bahasa, serta gaya masih terlalu tertib dan biasa," katanya.
Kategori manuskrip cerpen, lanjut dia, tim juri memilih dan memutuskan naskah manuskrip La Rangku. Menurut tim juri, manuskrip La Rangku memuat cerpen yang cukup bervariasi dalam menuangkan gagasannya.
"Cara bercerita tidak realis murni, mampu membuat pembaca berjalan-jalan dan mendapatkan sesuatu di ujung perjalanan, kesadaran berbahasa tinggi, detail, subversif terhadap cerpen-cerpen koran pada umumnya. Sedangkan manuskrip peserta lainnya kurang utuh sebagai sebuah satu kesatuan buku serta kurang mewakili tema lomba," ujarnya. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011