Aparat Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, memperketat penjagaan mencegah suporter Arema (Aremania) datang ke Kediri menyaksikan pertandingan antara Persik Kediri melawan Arema FC dalam kompetisi Liga 1 Indonesia 2023/2024, di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu.

Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra sudah meminta Aremania menahan diri dengan menyaksikan pertandingan di rumah maupun siaran televisi.

"Kami imbau suporter Arema menahan diri, menyaksikan dari rumah atau televisi. Jangan terprovokasi oleh kabar dari media sosial. Baik Persik Mania maupun Aremania. Karena kami telah melakukan langkah-langkah untuk menjaga Kota Kediri tetap kondusif dan aman. Pengamanan juga dilaksanakan secara berlapis sesuai ring lokasi," kata Kapolres Kediri Kota di Kediri, Sabtu.

Pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi pengamanan pertandingan antara Persik Kediri dengan Arema FC tersebut.

Dalam rapat koordinasi tersebut memutuskan bahwa Aremania tidak diperbolehkan untuk hadir langsung ke Stadion Brawijaya, Kediri, menonton pertandingan.

Selain itu, polisi dengan personel gabungan lainnya juga telah melakukan simulasi pengamanan di Stadion Brawijaya, Kediri, jika nantinya terjadi masalah saat pertandingan berlangsung.

Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri Tri Widodo mengatakan dalam laga derby Jatim ini akan dikawal 1.400 orang personel gabungan dari TNI/Polri, Satpol PP dan dinas terkait di Kota Kediri.

Ia mengatakan tim pengamanan tersebut akan berjaga di tiga ring yakni luar sebagai penyekat untuk menghadang suporter tim tamu jika hendak menerobos datang ke stadion.

Widodo menambahkan dalam rapat koordinasi juga diputuskan bahwa penjagaan akan diperketat, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dalam rapat koordinasi melibatkan Polres Jombang, Tulungagung, Madiun, Malang Kota, Malang Kabupaten, Polres Batu, dan Kabupaten Kota Blitar. Semua perbatasan juga dijaga," kata Widodo.

Sementara itu, penjagaan sudah mulai ketat dilakukan menjelang laga yang akan berlangsung pada Sabtu sore. Personel anggota sudah disebar ke seluruh pintu masuk menuju Kota Kediri. Jika ada yang diduga Aremania, ataupun yang membawa berbagai macam atribut Aremania, akan dipulangkan.
 

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023