Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memacu pemeliharaan dan pembangunan jalan poros antarkecamatan dari 62 ruas jalan yang direncanakan dibangun pada 2023 telah dilakukan di 52 titik.

"Alhamdulillah sudah banyak pengerjaannya yang telah selesai. Sudah 18 titik jalan poros antarkecamatan yang sudah rampung dikerjakan. Mohon maaf kami lalukan bertahap, ini terus dikebut. Yang lain menyusul dikerjakan," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.

Ia mencontohkan seperti di Jalan MH Thamrin pengerjaan pemeliharaannya sudah selesai dikerjakan, dan di jalan kawasan perkotaan itu sudah dilakukan perbaikan dan pengaspalan sepanjang 1.697 meter dengan lebar 7,7 meter.

Bupati Ipuk juga meninjau jalur Brak-Kelir di Kecamatan Kalipuro. Jalan poros kecamatan ini sudah dilakukan perbaikan dan pengaspalan sepanjang 1.250 meter dengan lebar jalan 4 meter.

"Rencananya tahun depan kami perpanjang pembangunan jalannya untuk yang Kelir. Ini semua terus kita pantau pekerjaan. Mohon bersabar, satu persatu kami perbaiki menyesuaikan kondisi keuangan daerah. Infrastruktur tetap menjadi prioritas pembangunan," ucap Ipuk.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (CKPP) Kabupaten Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo mengatakan bahwa sejumlah ruas jalan yang pengerjaannya sudah rampung antara lain Jalan Ibrahimi - Maron di Genteng panjang 1.569,8 meter dengan lebar 12 meter, 10 meter, dan 6 meter.

Pemeliharaan di Jalan Yosomulyo-Wringinrejo (Gardu Induk PLN) sepanjang 2.410 meter dengan lebar 3 meter. Pemeliharaan Jalan Songgon-Sragi dengan panjang 3.000 meter lebar 4 meter.

"Hingga saat ini pekerjaan terus berjalan. Sudah banyak yang sudah tuntas, ada yang sudah hampir selesai, ada yang tinggal overlay, termasuk beberapa betonisasi. Kami akan terus perluas pembangunannya sehingga secara berkelanjutan semua jalan dalam kondisi baik," kata Suyanto.

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023