Young Buddhist Association (YBA)  menyumbangkan dana Rp277 juta untuk menunjang pelaksanaan kegiatan operasional vihara hingga beasiswa pendidikan umat dan anggota bhikkhu, pasca pelaksanaan "Vesak Festival".

Ketua Acara Vesak Festival William Vijadhammo mengatakan total dana sebesar Rp277 juta berasal dari hasil sumbangan 370 donatur dari seluruh wilayah di Indonesia. Dana yang terkumpul itu kemudian diserahkan kepada Sangha Theravada Indonesia, Sangha Agung Indonesia, dan Vihara Mudita Center Jakarta.

"YBA melalui panitia 'Vesak Festival' secara simbolis juga mempersembahkan dana kepada anggota sangha sebesar Rp 277 juta untuk menunjang operasional Vihara, pendidikan dan beasiswa bagi umat dan anggota bhikkhu untuk studi," kata William melalui keterangan resmi di Surabaya, Rabu.

Rincian anggaran itu terbagi menjadi tiga kategori dengan nominal yang sama, yakni Rp 92 juta untuk operasional sangha, Rp92 juta perbaikan dan pembangunan vihara, dan Rp92 juta sebagai dana pendidikan.

"Jadi, dana ini sudah kami salurkan," ujarnya.

Saat gelaran "Vesak Festival" pada tanggal 4 Juni 2023, umat Buddha yang hadir juga mempersembahkan jubah dan kebutuhan operasional bagi para bhikkhu.

Saat itu, terdapat delapan bhikkhu dan satu "samanera" atau calon bhikkhu, serta dua "atthasilani" atau biarawati agama Buddha.

"Kami sudah serahkan semua dana itu kepada anggota Sangha," ucapnya.

William mengaku, para donatur mengharapkan sumbangan dan donasi bisa memberikan berkah perayaan Trisuci Waisak. 

"Mereka semua bisa berjodoh dengan anggota sangha dengan menyokong keberlangsungan kehidupan suci para bhante yang tergabung dalam Sangha Theravada Indonesia dan Sangha Agung Indonesia. Karena para bhante tidak boleh memegang uang dan bermata pencaharian, karena itulah proses latihan untuk melepas keduniawian," tuturnya. 

Dia menambahkan, perayaan Waisak 2023 tidak diisi dengan ritual, tetapi memberikan ladang kebajikan kepada semua warga agar menghadirkan kebahagiaan.

Pasalnya, perayaan Waisak disebutnya memiliki esensi sebagai berkah dan sumber kebahagiaan bagi seluruh makhluk serta alam semesta.

"Itulah sebenarnya semangat yang diajarkan oleh sang Guru kami, Buddha Gautama yang mencapai kesempurnaan di Hari Waisak ini 2.500 tahun silam. Sang Guru tidak hanya berdoa dan ritual, namun mempraktekkan serta mengajak membahagiakan semua makhluk," katanya. 

Pewarta: Ananto Pradana

Editor : Abdul Hakim


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023