Komando Distrik Militer 0826 Pamekasan, berupaya memperkuat pertahanan bela negara di kalangan pelajar di wilayah itu melalui pendidikan wawasan kebangsaan dalam bentuk sosialisasi dan dialog dengan para siswa di berbagai lembaga pendidikan.

"Kami menganggap kegiatan ini sangat penting agar generasi muda kita benar-benar memahami pentingnya memperkuat pertahanan bela negara, apalagi pemuda merupakan bagian tidak terpisahkan dari sejarah kemerdekaan bangsa kita ini yang juga ikut berjuang merebut kemerdekaan dari kaum penjajah," kata Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0826 Pamekasan Mayor Cpl Suwardi di Pamekasan, Jawa Timur, Senin.

Pendidikan wawasan kebangsaan oleh institusi ini mulai digencarkan sejak awal Januari 2023 dengan sasaran lembaga pendidikan tingkat SMP dan SMA, serta santri pondok pesantren yang tersebar pada 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Menurut ia, selain untuk mendidik pelajar tentang pentingnya ikut memperkuat ketahanan bela negara, kegiatan ini juga untuk mencegah generasi muda bangsa ini agar tidak mudah terpengaruh dengan perkembangan teknologi.

Ia menjelaskan kemajuan teknologi yang tidak terkontrol cenderung mengikis nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda sehingga perlu ada upaya rekayasa sadar seperti pendidikan dan dialog tentang wawasan kebangsaan.

"Yang kita inginkan dari kegiatan ini adalah terbentuknya generasi muda yang berwawasan kebangsaan, berjiwa Pancasila dan Cinta Tanah Air," katanya.

Total lembaga pendidikan di Kabupaten Pamekasan terdata sebanyak 1.391 lembaga, terdiri dari SD, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK, serta pondok pesantren sebanyak 218 lembaga.

"Kami menargetkan semua lembaga pendidikan yang ada di Pamekasan nantinya bisa menjadi sasaran pendidikan wawasan kebangsaan ini dengan cara menggerakkan semua personel TNI, termasuk personel TNI yang menjadi Babinsa di desa-desa. Jadi, tugas Babinsa menyampaikan wawasan kebangsaan untuk lembaga pendidikan yang ada di desa tempat personel bertugas," kata Suwardi.

Pewarta: Abd Aziz

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023