Universitas internasional King's College London melirik kerja sama membangun perguruan tinggi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang terletak di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto di Kabupaten Malang, Jumat, mengatakan rencana pembangunan gedung kampus di KEK Singhasari akan dilakukan pada 2023.

"Sudah dipastikan pada 2023 akan ground breaking, dan pada 2024 sudah ada sistem perkuliahan," kata Tomie.

Dia menjelaskan sejumlah alasan yang menjadi latar belakang universitas tersebut untuk membangun kampus di KEK Singhsari, di antaranya KEK Singhasari merupakan kawasan ekonomi khusus yang mengembangkan sektor pendidikan.

Kemudian, KEK Singhasari dinilai sudah memiliki kesiapan yang baik untuk didirikannya kampus berskala internasional tersebut, termasuk untuk pengembangan Teknologi Informasi (TI).

"Jadi bukan hanya perwakilan. Kampus itu akan berdiri di sini dengan metode dan sistem yang sama seperti di Inggris," ujarnya.

Ia menambahkan, dengan berdirinya King's College London di Kabupaten Malang dan merupakan satu-satunya di Indonesia tersebut, diharapkan bisa menjadi salah satu pilihan universitas bagi masyarakat di kawasan ASEAN.

"Mereka tidak main-main dengan membangun kampus di sini. Kalau dibangun di sini, nanti orang-orang dari kawasan ASEAN juga akan masuk, jadi bukan hanya dari Indonesia saja," ujarnya.

Sebagai informasi, delegasi King's College telah bertemu dengan Bupati Malang M Sanusi. Delegasi King's College London dipimpin oleh Deputy Vice President Global Business Development King's College London Dr. Helen Bailey.

Pemerintah Kabupaten Malang memberikan dukungan penuh kepada King's College London untuk membangun kampus di KEK Singhasari. Kabupaten Malang memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pendidikan internasional, melalui pengembangan KEK Singhasari.

Diharapkan, kehadiran King’s College London di Kabupaten Malang, bisa menjadikan KEK Singhasari sebagai representasi yang mampu berperan sebagai katalisator, akselerator, sekaligus ujung tombak bagi Kabupaten Malang di dunia internasional.

KEK Singhasari merupakan kawasan ekonomi khusus pertama bidang pengembangan teknologi yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019. Kawasan tersebut, mencakup wilayah seluas 120,3 hektare.

Pengembangan KEK Singhasari sendiri akan meliputi dua zona, yakni pariwisata dan zona pengembangan teknologi. Pada kawasan ekonomi khusus tersebut, diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang terintegrasi.

KEK Singhasari diproyeksikan menarik investasi mencapai Rp11,92 triliun, dan menyerap 6.863 tenaga kerja hingga 2030.

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023