Sebanyak tiga orang meninggal dunia akibat peristiwa kebakaran tempat usaha penatu di Perumahan Taman Cikande, RW02 RT09 Desa Cikande Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis.

"Korban ada tiga orang, terdiri atas dua karyawan dan dua anak pemilik usaha laundry," kata Ketua RW 02, Sugeng Prayitno di Tangerang, Kamis.

Menurut dia, peristiwa kebakaran yang mengakibatkan tiga orang penghuni rumah yang juga sebagai lokasi penatu dengan dua lantai tersebut, terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

"Jadi kejadiannya antara pukul 14.30 WIB atau 15.00 WIB. Yang terbakar rumah/toko laundry milik ibu Maswah dengan dihuni oleh empat orang, dua anak dan satu karyawan laundry," katanya.

Ia menerangkan, pada saat kejadian itu dirinya tidak mengetahui sumber api itu berasal, namun kobaran api terjadi begitu cepat sehingga menghanguskan rumah tempat usaha penatu tersebut.

"Tiba-tiba terbakar dengan sangat cepat. Seketika, bangunan dua lantai tersebut, penuh dengan asap," ujarnya.



Ia mengungkapkan, setelah mengetahui adanya kejadian kebakaran, pemilik yang saat itu sedang di luar memberitahu warga setempat bahwa di lantai dua masih ada anggota keluarga yang terjebak di dalam.

Kemudian, pihaknya pun langsung melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) setempat untuk dilakukan proses penyelamatan.

"Pemilik saat itu meninggalkan rumah, untuk belanja ke warung. Setelah kembali ke rumahnya api sudah membesar. Katanya anaknya di dalam jadi ada warga terpaksa mencoba untuk menyelamatkan," jelasnya.

Ia juga menyebutkan, sekitar pukul 17.00 WIB api berhasil dipadamkan dan petugas pemadam dan korban berhasil dievakuasi.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menambahkan dalam peristiwa kebakaran usaha penatu itu terdapat tiga korban jiwa.

Ketiga orang korban diketahui bernama Nanang (27), laki-laki sebagai karyawan laundry, Saka (2) dan Ali (7) yang merupakan anak dari pemilik usaha penatu.

"Ketiga korban itu diketahui laki-laki, korban langsung dilarikan ke RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan," tuturnya.

Ia menyampaikan kondisi toko usaha penatu yang sekaligus rumah tersebut mengalami kerusakan parah dengan satu mobil dan perlengkapan penatu hangus terbakar.

"Dalam penanganan kebakaran kami menerjunkan sebanyak tujuh anggota dari Pos Cisoka dibantu oleh 2 Unit ( Mako Serang dan Pos Jawilan) dari Kabupaten Serang dan 1 Unit Kawasan Modern (Cikande)," kata dia. (*)

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022