Harga bawang merah pada beberapa pasar tradisional di Kabupaten Jember, Jawa Timur, selama hampir dua pekan masih tinggi berkisar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram.

"Laporan yang kami terima, harga beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan, yakni bawang merah, cabai rawit, cabai besar, daging ayam ras, tomat, dan telur ayam ras," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember Bambang Saputro di kabupaten setempat, Selasa.

Harga bawang merah di Pasar Tanjung Jember per Selasa ini mengalami kenaikan dari Rp50 ribu menjadi Rp55 ribu per Kg, sedangkan di Pasar Kebonsari Rp60 ribu per Kg, dan di Pasar Kreyongan lebih tinggi dibandingkan Pasar Tanjung dan Pasar Kebonsari yakni mencapai Rp70 ribu per Kg.

"Dari 24 pasar di berbagai kecamatan dan kota yang disurvei oleh petugas terpantau bahwa harga bawang merah tertinggi di Pasar Bangsalsari yakni mencapai Rp80 ribu perkilogram, sedangkan beberapa pasar harganya bervariasi dari Rp55 ribu hingga Rp75 ribu perkilogram," tuturnya.

Ia mengatakan tingginya harga bawang merah di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Jember karena pasokan dari luar daerah berkurang seperti sentra bawang merah di Kabupaten Probolinggo.

"Tidak hanya bawang merah, harga komoditas pangan seperti cabai masih mengalami kenaikan karena masih banyak petani yang belum panen di Jember dan beberapa kabupaten tetangga," katanya.

Ia mengatakan harga cabai rawit di 24 pasar tradisional di Jember masih bervariasi yakni berkisar Rp60 ribu hingga Rp100 ribu per Kg, sedangkan cabai merah besar berkisar Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per Kg.

"Belum adanya panen raya dan tingginya biaya jasa transportasi juga menjadi salah satu penyebab harga cabai merangkak naik, bahkan pasokan cabai dari luar daerah seperti kabupaten tetangga juga berkurang ke Jember," ujarnya.

Harga telur ayam ras juga naik dari Rp27 ribu menjadi Rp28 ribu per Kg dan harga daging ayam ras kini mencapai Rp40 ribu per Kg, padahal sebelumnya kisaran Rp35 ribu hingga Rp37 ribu per Kg.

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022