Jamaah calon haji sangat terbantu dengan layanan bus shalawat yang mengantarkan mereka dari hotel ke Masjidil Haram pergi pulang untuk melaksanakan ibadah shalat fardhu.

"Ini shalat di Masjidil Haram, tadi naik bus shalawat fasilitas yang memudahkan untuk kita beribadah," kata Alim Miftah (54) calon haji asal Pati Jawa Tengah di kawasan Masjidil Haram, Mekkah, Senin.

Alim yang tergabung dalam Kloter I Embarkasi Solo (SOC1) mengaku bus shalawat sangat nyaman. Selain itu bus shalawat juga gratis bagi jamaah calon haji Indonesia.



Begitu pula dengan calon haji dari daerah yang sama, Prakusyanto Abdussalam (64) yang juga merasa nyaman dengan layanan bus shalawat dan mengaku tidak khawatir lagi tersesat jika ingin ke Masjidil Haram dari hotel tempat ia menginap.

Kedua calon haji asal Pati yang tiba di Mekkah dari Madinah pada Minggu (12/6) malam juga telah melaksanakan umrah wajib (umrah qudum) diantar oleh bus shalawat.

Petugas transportasi di Terminal Syieb Amir, Daruji Kaelani Kasiran mengatakan sejak kedatangan jamaah ke Mekkah hingga waktu Shalat Ashar, enam bus shalawat yang disiapkan rata-rata telah melayani lima kali mengantarkan jamaah dari Masjidil Haram ke hotel.



"Bus di Terminal Syieb Amir ini menuju ke tiga sektor yaitu Syisyah, Raudhah dan Jarwal. Mulai tadi pagi ada enam bus yang beroperasi, rata-rata lima kali mengantarkan jamaah dari Masjidil Haram ke hotel," kata Daruji.

Bus shalawat yang akan mengantar jamaah dari hotel di Mekkah menuju Masjidil Haram, pergi pulang (PP) akan melayani lima rute dengan tiga terminal, yaitu Syib Amir, Bab Ali dan Jiad.

Kelima rute yang akan dilalui bus shalawat yaitu pertama, Mahbas Jin - Bab Ali disiapkan sebanyak 16 bus untuk melayani 19.288 yang tersebar di enam hotel di wilayah Mahbas Jin. Ada tiga halte pemberhentian yang telah disiapkan.



Kedua, rute Syisyah - Syib Amir. Ada 29 bus yang disiapkan untuk melayani 11.428 jemaah yang tinggal di sembilan hotel wilayah Syisyah. Di sini disiapkan tiga halte pemberhentian.

Ketiga, rute Raudhah - Syieb Amir. Total ada 53 bus untuk 21.015 jemaah yang tinggal di enam hotel wilayah Raudhah, dengan lima halte pemberhentian.

Keempat, rute Jarwal - Syieb Amir. Rute ini akan melayani 24.904 jemaah yang tinggal di dua hotel wilayah Jarwal. Total ada 62 bus dengan dua halte.

Kelima, rute Misfalah - Jiad. Rute ini melayani 17.550 jemaah. Mereka tinggal di 13 hotel wilayah Misfalah dengan tujuh halte pemberhentian.


 
Haji - Bus Shalawat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan layanan bus shalawat yang akan mengantar jamaah dari hotel di Makkah menuju Masjidil Haram, pergi pulang (PP). Layanan ini beroperasi selama 24 jam secara shuttle untuk memudahkan jamaah dalam menjalani ibadah. (Desi Purnamawati)
Sebelumnya, agar jamaah tidak tersasar, bus diberi stiker bendera merah putih dan nomor sektor serta nama sektor.Selain itu, petugas akan berada di setiap halte.

Stiker atau kartu berwarna putih untuk rute Mahbas Jin-Bab Ali ditandai dengan angka 1, warna biru rute Syisyah-Syieb Amir dengan angka 2, warna hijau rute Raudah-Syieb Amir ditandai angka 3, hitam untuk rute Jarwal-Syieb Amir angka 4 dan warna coklat untuk rute Misfalah-Jiad angka 5. (*)

Baca juga: Seorang calon haji asal Lamongan meninggal dunia di Madinah

Pewarta: Desi Purnamawati

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022