Bupati Situbondo Karna Suswandi meluncurkan program Gerakan Situbondo Bebas Katarak Melalui Operasi Katarak Gratis (Gebrak Bersinar) sebagai upaya menurunkan angka kesakitan gangguan penglihatan tersebut.

"Alhamdulillah kegiatan operasi katarak gratis ini dilaksanakan setiap bulan atau tidak ada batasnya. Jadi, manfaatkan program pemerintah daerah ini," kata Bung Karna, sapaan bupati, usai meluncurkan program Gebrak Bersinar di RSUD Besuki Situbondo, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa layanan operasi katarak gratis ini untuk menurunkan angka kesakitan kasus katarak masyarakat di Situbondo, sehingga terwujud Situbondo bebas katarak.

Selain itu, lanjut Bupati Karna, kegiatan ini juga untuk memberikan kemudahan akses pelayanan katarak khususnya yang punya keterbatasan pembiayaan.

"Pelayanan kesehatan operasi katarak ini gratis untuk rakyat Situbondo. Bagi yang punya keluhan mata bisa langsung ke rumah sakit dan puskesmas," kata Bung Karna.

Bupati Karna menambahkan program diberi nama Gebrak Bersinar, harapannya setelah melakukan operasi katarak, masyarakat bisa kembali bisa menikmati sinar matahari sehingga tidak lagi meraba-raba, dan sudah bisa melakukan aktivitas sendiri.

"Pelayanan operasi katarak gratis ini tidak ada batasnya. Selama masyarakat Situbondo membutuhkan akan kami layani," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Dwi Herman Susilo mengemukakan layanan operasi katarak gratis ini bekerja sama dengan Klinik Mata Tritya Surabaya dan didukung pula sejumlah tenaga medis atau dokter spesialis mata.

"Ada sebanyak 11 dokter spesialis mata dengan berbagai keahlian dan dibantu puluhan perawat di RSUD Besuki dan puskesmas sekitar," katanya.

Katanya, pada hari pertama dilakukan skrining terhadap warga yang punya keluhan mata. Hal ini dilakukan untuk menentukan penyakit mata yang diderita pasien jenis katarak yang bisa dioperasi atau tidak.

"Bagi pasien yang lolos skrining, langsung dilakukan tindakan operasi pada tanggal 18 dan 19 Juni 2022. Setelah operasi dilakukan, perawatan juga diberikan secara gratis hingga pasien benar-benar dinyatakan sembuh," tuturnya.

Dari pantauan, pada hari pertama pelaksanaan layanan operasi katarak gratis tercatat ada sekitar 270 orang yang punya keluhan mata dan mendaftar.

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022