Polres Pamekasan, Jawa Timur, kembali menggencarkan vaksinasi COVID-19 usai Lebaran 2022 guna memperluas cakupan, menyusul rilis pemerintah yang menyebutkan bahwa cakupan vaksinasi masyarakat di kabupaten itu rendah.

Dalam rilis itu disebutkan bahwa status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Pamekasan masuk dalam level 3, sedangkan tiga kabupaten lain di Pulau Madura, yakni Sumenep, Sampang, dan Bangkalan sudah berada di level 2.

"Pamekasan tetap berada di level 3, karena cakupan vaksinasi rendah, karena itu, kegiatan vaksinasi terus kami gencarkan setelah Lebaran," kata Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Trianto di Pamekasan, Selasa.

Ia menjelaskan sesuai dengan ketentuan, vaksinasi COVID-19 menjadi salah satu indikator penentu level PPKM.

Saat ini cakupan vaksinasi COVID-19 di Pamekasan hanya 34 persen untuk dosis kedua, sedangkan untuk bisa masuk PPKM level 2 cakupan minimal 50 persen.

"Untuk itu, gerai vaksin terus kita buka, agar cakupan vaksin level 2 bisa minimal mencapai 50 persen," kata kapolres.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan merilis cakupan vaksinasi dosis 1 di Pamekasan mencapai 73,07 persen, dosis 2 sebesar 34,64 persen, dan dosis 3 sebanyak 4 persen.

"Salah satu upaya untuk meningkatkan persentase vaksin ini kami telah mendirikan gerai vaksin terpadu sejak 11 April 2022 di area Monumen Arek Lancor Pamekasan," katanya.

Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi itu, Selasa malam, kapolres juga menjelaskan, selain menggencarkan vaksinasi, pihaknya juga terus menggencarkan penegakan disiplin protokol kesehatan dengan menggelar operasi yustisi kepada para pengendara bermotor pada pagi, siang, dan malam hari.

"Operasi penegakan disiplin di berbagai tempat keramaian hingga kini terus kami lakukan, karena kita tidak ingin pandemi ini terus berlangsung," katanya.

Berdasarkan data Satgas COVID-19 Pemkab Pamekasan, hingga 9 Mei 2022 ini, total jumlah warga Pamekasan yang positif COVID-19 sebanyak 3.174 orang, sembuh 2.946 orang, meninggal dunia sebanyak 228 orang dengan jumlah kasus aktif nihil.

Pewarta: Abd Aziz

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022