Para pelaku industri wedding berkolaborasi dan mengisiniasi pemantik kebangkitan industri melalui ajang pameran bertajuk Gebyar Pernikahan Indonesia.

Ketua Panitia pameran Gebyar Pernikahan Indonesia Tommy Yoewono dalam keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Rabu, mengatakan pameran ini bertujuan membangkitkan kembali industri wedding yang hampir dua tahun ini lumpuh karena kondisi pandemi.

"Sekaligus memudahkan para calon pengantin untuk mencari kebutuhan mereka," ujarnya.

Pameran direncanakan diselenggarakan di The Sultan Hotel and Residence Jakarta pada 5-6 Maret 2022.

Acara yang diinisiasi oleh "Parakrama Organizer" ini menjadi langkah meramaikan kembali industri kreatif yang ditunggu para calon pengantin di Indonesia.

Peserta yang ikut dalam pameran Gebyar Pernikahan Indonesia di antaranya katering, dekorasi, rias dan busana Pengantin, souvenir, wedding organizer, entertainment, foto dan videografi, jewellery, hingga produk kecantikan.

"Puluhan vendor terbaik di bidangnya hadir dalam perhelatan akbar ini. Ada pula mini show berupa musik, pertunjukan fesyen, dan siaran langsung pengundian hadiah," kata dia.

Tommy menilai sejak pandemi banyak pasangan yang tertunda menggelar acara pernikahan sehingga pameran diharapkan sebagai solusi.

"Pengunjung pameran bisa berkonsultasi dengan vendor-vendor pernikahan yang dapat membantu menyukseskan acaranya, dengan berbagai sajian promosi-promosi menarik dari vendor terbaik yang kami pilih," ucap dia.

Untuk memperlancar pelaksanaan dan menerapkan protokol kesehatan, para pengunjung diwajibkan melakukan proses registrasi di laman www.Gebyarpernikahanindonesia.com. 

Syarat lainnya adalah telah divaksin minimal dosis satu dan mempunyai aplikasi "PeduliLindungi" demi mematuhi protokol kesehatan.

“Pengunjung juga wajib menggunakan masker dan jaga jarak," kata dia. (*)

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022