Seorang warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, mengaku mengalami kebutaan usai mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 jenis AstraZeneca beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif saat dikonfirmasi di Kota Malang, Rabu, membenarkan adanya kasus warga yang mengalami kebutaan usai mendapatkan vaksin, namun penyebab kebutaan tersebut masih dalam pemeriksaan ahli.

"Benar. Untuk penyebabnya masih dalam pemeriksaan ahli," ucap Husnul singkat.

Husnul menjelaskan kasus kebutaan salah seorang warga Kota Malang usai mendapatkan suntikan vaksin AstraZeneca tersebut sudah ditangani dengan baik. Warga tersebut menjalan perawatan dan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang.

"Kasusnya sudah ditangani dengan baik, kontrolnya di RSUD Saiful Anwar," ujarnya.

Sebelumnya, dalam sebuah unggahan di grup Facebook bernama Komunitas Peduli Malang Raya (Asli Malang), seseorang bernama Titik Andayani mengunggah cerita bahwa suaminya mengalami kebutaan usai mendapatkan suntikan vaksin AstraZeneca dosis pertama pada 3 September 2021.

Menurut Titik, semua hasil pemeriksaan sang suami sebelum mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 dalam kondisi normal dan tidak ada penyakit bawaan.

Ia meminta publik untuk membagikan informasi tersebut kepada masyarakat agar pemerintah bisa memberikan bantuan.

Saat ini, lanjutnya, kondisi kesehatan sang suami sudah berangsur membaik hingga 70 persen. Namun, selama pengobatan berjalan, Pemkot Malang dituding tidak memberikan perhatian terhadap masalah yang dialami keluarganya tersebut.

“Saya sudah mengirim pesan ke Pak Sutiaji (Wali Kota Malang) dan Ibu Widayati (Istri Sutiaji) untuk meminta bantuan. Sejak vaksin sampai sekarang suami saya tidak bisa bekerja," tuturnya.

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021