Tak sedikit masyarakat yang telah sadar akan perlindungan kesehatan diri dan pentingnya memiliki BPJS Kesehatan. Arofatul Wulandari (26) seorang pegawai di salah satu instansi pemerintah asal Pasuruan ini telah lama terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kesibukannya di depan layar monitor membuat gadis energik ini akhirnya memberikan dampak pada indera penglihatannya.

"Mungkin kebanyakan di depan laptop ya, kurang lebih 8 jam di depan layar dan sebulan terakhir jadi kurang nyaman penglihatan. Akhirnya beberapa waktu lalu saya coba periksakan ke fasilitas kesehatan (faskes) di Puskesmas Sekargadung dan diberikan rujukan ke poli mata RSUD dr. Soedarsono untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ternyata benar mata saya kena rabun jauh lumayan, diberi resep dan disarankan pakai kacamata," singkat cerita Wulan sapaan akrab gadis ini.

Serangkaian pemeriksaan yang dilakukan, Wulan menggunakan kartu JKN–KIS miliknya. Mulai proses pendaftaran di Puskesmas sampai pelayanan di rumah sakit yang didapat tidak ada kendala. Pemeriksaan yang ia lakukan pun sudah sesuai alur pelayanan sehingga Wulan tidak dipungut biaya.

"Proses klaim kacamata saya waktu itu juga mudah banget tinggal ke optik yang bekerjasama. Kebetulan kemarin di optik sudah disediakan pilihan berdasarkan kelas kita. Misal mau model lain juga bisa dan tinggal menambah selisih harga. Bagi saya Pelayanan kesehatan dari program JKN–KIS sejauh ini sudah sangat baik, sudah banyak masyarakat yang terbantu dengan adanya program ini. Termasuk saya sendiri menikmati manfaatnya menjadi peserta JKN–KIS. Ya walau tidak harus sakit sampai rawat inap untuk dapat merasakan manfaat memiliki kartu JKN–KIS, lebih baik membantu sesama dari pada kita yang merasakan sakit," jelas Wulan.

Wulan juga mengapresiasi BPJS Kesehatan dalam pengembangan fitur dan kemudahan layanan kepada peserta JKN–KIS. Ia berharap agar BPJS Kesehatan semakin memudahkan prosedur mendapatkan pelayanan dan terus berinovasi menjadi lebih baik lagi.
 
"Sudah sangat membantu sekali dengan adanya kanal pelayanan, peserta tidak perlu harus antre lagi di Kantor Cabang untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan, karena saat ini sudah banyak informasi yang didapatkan secara online melalui kanal-kanal pelayanan BPJS Kesehatan. Fitur online ini sudah sangat membantu mempermudah peserta mendapatkan informasi yang dibutuhkan," tutup wulan. (*)

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021