Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap Pemerintah Jepang bisa membuka peluang investasi di sektor usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) di wilayah Jatim.

"Nantinya kerja sama bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing," ujar Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di sela menerima kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang Takeyama Kenichi di Gedung Negara Grahadi, Kamis.

Dalam pertemuan tersebut, Wagub Emil mengharapkan adanya kerja sama antara Jatim dan Jepang semakin diperkuat lagi.

Apalagi, ia mengingatkan bahwa saat ini kerja sama antara keduanya sudah dibangun dengan baik dan cukup banyak.

"Kalau dulu kan investasi itu dengan perusahaan besar, padahal ada juga perusahaan menengah mungkin butuh teknologi-teknologi yang ada di Jepang," ucap orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut.

Menurut Emil, UMKM Jatim terbukti mampu menjadi tulang punggung ekonomi dengan mencatat 56,94 persen kontribusi terhadap PDRB Jatim pada 2019.

Mantan Bupati Trenggalek tersebut menginginkan adanya kawasan, seperti "Monodzukuri Business Information-Center Osaka" (MOBIO) agar bisa terwujud di Jatim.

"Sebelumnya kami juga sudah pernah mengunjungi MOBIO di Jepang. Ya, diharapkan kawasan-kawasan seperti itu bisa terbentuk di Jatim dengan diisi oleh pelaku UMKM," kata dia.

Tak hanya berfokus pada investasi dengan UMKM, Emil Dardak juga ingin meningkatkan kerja sama bidang yang lainnya.

"Kami mewakili pemerintah daerah dan alumni Jepang berharap bisa terus meningkatkan minat dari dua negara ini untuk people to people exchange, riset dan pendidikan," tuturnya.

Sementara itu, Konjen Jepang Takeyama Kenichi mengakui selama ini kerja sama yang terjalin sangat baik dan ingin semakin meningkatkan sinergi.

"Selama saya di Surabaya sebagai Konjen, saya berharap bisa meningkatkan kerjasama tersebut," katanya.

Takeyama ingin melebarkan rangkaian investasi baik yang sudah terlaksana maupun yang sedang dicanangkan.

"Bentuk-bentuk kerja sama untuk saat ini setahu saya ada pengiriman guru bahasa Jepang, selain itu juga ada penerimaan juru rawat. Saya ingin melebarkan investasi dari Jepang ke Jatim," kata dia.
 

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021