Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memperingati Hari Buruh Internasional dengan melakukan vaksinasi bersama serikat buruh yang berlangsung di pendapa kabupaten, Sabtu.
 
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali di Sidoarjo mengatakan buruh di Sidoarjo yang tergabung dalam SPSI, SPN, SBSI, FSPMI dan perwakilan buruh lainnya memperingatinya dengan melakukan vaksinasi bersama.
 
"Kalau sebelumnya, tahun kemarin, diperingati dengan aksi turun ke jalan, tapi tahun ini diperingati dengan vaksinasi untuk para pekerja," katanya, di sela pelaksanaan vaksinasi.
 
Ia mengatakan, kegiatan yang bersifat positif ini disepakati setelah adanya pertemuan antara Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor), Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji dan Ketua SPSI Jatim Ahmad Fauzi dan perwakilan organisasi buruh lainnya.
 
"Jadi tidak ada yang turun ke jalan karena memang saat ini dalam kondisi pandemi COVID-19 semua harus mematuhi protokol kesehatan, tidak boleh berkegiatan yang menimbulkan kerumunan, termasuk buruh," kata Gus Muhdlor, panggilan akrab Ahmada Muhdlor Ali.
 
Selain itu, kata dia, kegiatan vaksinasi terhadap 500-an pekerja tersebut sebagai wadah komunikasi pemerintah dan para buruh. Kegiatan vaksinasi dalam rangka memperingati hari buruh sedunia itu untuk menunjukkan kepada publik bahwa buruh di Sidoarjo ikut bersama-sama peduli melawan COVID-19.
 
"Kegiatan ini menjadi wadah pemerintah dalam menjaga silaturahmi dan wadah komunikasi dengan para buruh di Sidoarjo. Komunikasi tidak harus dilakukan dengan resmi di kantor, ke depan kita akan lebih banyak menjalin komunikasi nonformal, seperti kemarin saat buka bersama di warung," tutur Muhdlor, di hadapan para perwakilan buruh yang ikut vaksinasi.
 
Muhdlor minta vaksinasi pekerja ini yang didahulukan untuk lansia dan yang sering melakukan interaksi. Vaksinasi ini dilaksanakan serentak.
 
Vaksinasi 500 pekerja dibagi tiga gelombang, pertama pagi pukul 09.00 WIB, kemudian gelombang dua pukul 11.00 WIB dan gelombang tiga pukul 15.00 WIB
 
"Untuk pekerja lain kita masih menunggu, khusus untuk vaksinasi para lansia kita kejar sampai tuntas. Targetnya, vaksinasi di Sidoarjo nomor satu di Jatim," kata Gus Muhdlor
 
Peringatan May Day juga menyinggung soal pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tentang kebijakan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) melalui Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di perusahaan.
 
Bupati Sidoarjo melalui Dinas Tenaga Kerja sudah menyiapkan layanan posko pengaduan dan pengawasan. Masyarakat dipersilahkan membuat pengaduan bila ada perusahaan yang tidak mengikuti surat edaran Menaker.
 
"SE Menaker terkait THR sudah jelas. Menurut surat edaran Menaker THR akan diberikan maksimal H-7. Disnaker akan membuka posko pengaduan dan pengawasan pelaksanaan THR, silahkan mengadukan jika ada masalah," ucapnya.
 
Ketua DPD SPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi menyambut baik apa yang dilakukan Bupati Sidoarjo dengan membuka layanan posko pengaduan dan pengawasan THR.
 
Fauzi juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sidoarjo yang telah memfasilitasi vaksinasi untuk para buruh pada peringatan May Day.
 
Terkait THR Fauzi mengimbau pengusaha di Sidoarjo dan Jawa Timur agar mematuhi SE Menaker yang sudah jelas menyampaikan pengusaha wajib memberikan THR.
 
"Tahun ini tidak boleh ada satupun perusahaan termasuk di Sidoarjo yang menangguhkan THR karena sebab ada pandemi Covid-19. Kepada semua pengusaha di Sidoarjo dan Jatim agar melaksanakan SE Menaker," ujar Fauzi.

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021