Pemerintah Kota Malang akan memperpanjang operasional rumah isolasi penanganan pasien COVID-19 yang berada di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa perpanjangan operasional rumah isolasi tersebut dalam upaya mengantisipasi adanya lonjakan pasien konfirmasi positif COVID-19 usai libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

"Saya sudah menginstruksikan kepada Sekda Kota Malang untuk meminta kepada gubernur supaya izin penggunaan (rumah isolasi) diperpanjang," kata Sutiaji di Kota Malang, Senin.

Izin operasional rumah isolasi yang terletak di Jalan Kawi Nomor 41 Kota Malang tersebut sesungguhnya akan berakhir pada Januari 2021. Namun, Pemerintah Kota Malang mengharapkan operasional rumah isolasi tersebut diperpanjang untuk mengantisipasi lonjakan pasien COVID-19.

Selain itu, lanjut Sutiaji, rumah isolasi penanganan pasien COVID-19 tersebut diharapkan juga bisa merelaksasi rumah sakit rujukan yang ada di Kota Malang. Rumah isolasi tersebut akan dikhususkan menangani pasien positif COVID-19 tanpa gejala, hingga bergejala sedang.

"Jadi, kemungkinan besar nanti izin penggunaan BPSDM Jatim untuk rumah isolasi akan diperpanjang," kata Sutiaji.

Sutiaji menambahkan saat ini pasien konfirmasi positif COVID-19 khususnya di Kota Malang terus mengalami penambahan sehingga masyarakat harus tetap waspada untuk meminimalisasi risiko tertular COVID-19.

"Sekarang memang fluktuasinya (kasus COVID-19) semakin hari semakin naik. Jadi, ini menjadi kewaspadaan bagi kita semua," ujar Sutiaji.

Sutiaji mengatakan berdasarkan laporan dari ahli epidemiologi, dalam beberapa waktu ke depan akan terjadi lonjakan kasus COVID-19 usai adanya libur panjang perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

"Karena ini kan belum puncaknya. Epidemiologi menyampaikan bahwa hari ini belum puncak-puncaknya," kata Sutiaji.

Di Kota Malang, sudah dioperasikan Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard pada pertengahan Desember 2020. Tingkat keterisian Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard tersebut saat ini mencapai 90 persen dari kapasitas tersedia sebanyak 224 tempat tidur.

Pada tahap awal, Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard memiliki kapasitas 224 dari kapasitas optimal 306 tempat tidur. Kapasitas tersebut akan ditingkatkan secara bertahap hingga optimal dalam waktu dekat.

"Kemarin bed isolasi sudah terisi 208, sudah sembuh 135 orang," tambah Sutiaji.

Tercatat, secara keseluruhan di Kota Malang ada 3.879 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, 3.160 orang dilaporkan telah sembuh, 383 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan.

Pewarta: Vicki Febrianto

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2021