Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, meminta komunitas masyarakat bersabar untuk tidak menggelar kegiatan yang mengundang banyak orang sampai daerah setempat menjadi zona hijau COVID-19. 

"Pemerintah Kota Kediri mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat untuk menuju zona hijau. Baru nanti kami akan meminta persetujuan dari pusat supaya di Kota Kediri ini bisa menjalankan normal baru dengan cara beradaptasi," kata wali kota di Kediri, Senin. 

Wali Kota menerima audiensi komunitas gantangan dan pekerja seni yang ada di Kota Kediri. Dalam audiensi tersebut, komunitas gantangan dan pekerja seni Kota Kediri menyampaikan aspirasinya tidak bisa beraktivitas seperti biasa selama pandemi corona.

Wali Kota mengatakan saat ini belum bisa dilaksanakan untuk kompetisi gantangan dan pertunjukan musik. Kota Kediri masih di zona kuning dan berharap secepatnya bisa ke zona hijau. 

Mas Abu, sapaan akrabnya, juga menjelaskan bahwa permasalahan ini juga berdampak bagi semua, bukan hanya pekerja seni dan komunitas gantangan sehingga semua pihak harus bersama-sama menjadikan Kota Kediri menjadi zona hijau. 

"Nanti kalau zona hijau maka kita melakukannya lebih mudah tetapi dengan cara kehidupan normal yang baru. Caranya, ya, mungkin kapasitasnya 50 persen. Pekerja seni juga boleh mulai pentas lagi tapi kapasitasnya 50 persen. Contohnya seperti itu," kata Mas Abu. 

Mas Abu juga berharap hal ini harus dipahami bersama. Semua pihak harus bersama-sama dengan Pemerintah Kota Kediri untuk menjaga Kota Kediri agar semua bisa berjalan lebih baik, serta bersama-sama memerangi virus corona ini. 

"Yang sakit tetap kami obati tapi juga harus bunuh virusnya. Kita harus punya jalan keluar, harus mudah beradaptasi supaya perekonomian bisa berjalan, supaya semuanya kita pastikan bisa berjalan bersamaan. Kalau ekonominya ketinggalan juga tidak baik pasti ada yang di PHK. Tapi, kalau bisa menjalankan semua maka Insya Allah bisa menghadapi normal baru. Insya Allah kita bisa baik sama-sama," kata Mas Abu. 

Sementara itu, menanggapi kebijakan tersebut, perwakilan komunitas juga bisa menerima dan mereka juga berharap pandemi ini segera berlalu sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali seperti dulu. (*)

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020