Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Lumbung Pangan menjamin ketersediaan stok daging ayam murah untuk masyarakat sekaligus langkah antisipasi terhadap melonjaknya harga di pasaran.

"Harga daging ayam sangat terjangkau dan ketersediaan bahan pangan terjamin," ujar Ketua Tim Pelaksana Lumbung Pangan Jatim Mirza Muttaqien di Surabaya, Selasa malam.

Menurut dia, penyediaan komoditas dengan sistem ini diyakini mampu menekan inflasi serta membuat masyarakat tenang dan nyaman.

Penyediaan daging ayam, kata dia, dilakukan dengan menyerap daging ayam dari peternak di Jombang dan Mojokerto, lalu dijualnya seharga Rp27 ribu per ekor.

"Daging ayam yang kami jual bentuknya frozen dan siap olah. Stok kami melimpah dan siap menyuplai kebutuhan warga di tengah harga daging ayam yang sedang melonjak di pasaran," ucap Direktur Utama PT Jatim Grha Utama tersebut.

Melalui Lumbung Pangan Jatim, lanjut dia, masyarakat bisa berbelanja daring maupun langsung di JX International Expo di Jalan Ahmad Yani Surabaya.

Masyarakat Surabaya, Sidoarjo dan Gresik (kecuali Bawean dan Ujung Pangkah) bisa mendapatkan fasilitas belanja daring tanpa ongkos kirim melalui https://lumbungpanganjatim.com selama 24 jam.

Pembayaran bisa melalui virtual account Bank Jatim, Bank Mandiri, BNI, Permata Bank dan juga Go Pay.

Per hari, Lumbung Pangan Jatim bisa menjual hingga 3 kuintal daging ayam siap diolah, baik melalui penjualan daring maupun non-daring.

Dengan proses pembelian daring maka memudahkan di saat pandemi COVID-19, diharapkan masyarakat tetap tercukupi kebutuhan asupan protein hewani dengan harga yang tetap terjangkau.

Lumbung Pangan Jatim digelar selama tiga bulan, tepatnya dibuka sejak 21 April 2020 dan dijadwalkan berakhir pada 21 Juli 2020.

Pewarta: Fiqih Arfani

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020