Tim medis Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan COVID-19 Pamekasan, Jawa Timur, Rabu, melakukan tes cepat terhadap seorang anggota DPRD Pamekasan karena diketahui pernah melakukan kontak dengan pasien positif terpapar virus corona.

"Selain anggota DPRD, tim juga melakukan rapid test pada keluarga pasien dan orang-orang yang terlibat kontak langsung dengan pasien," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Pamekasan Ahmad Marsuki di Pamekasan, Rabu.

Tim juga melakukan pelacakan pada sejumlah warga lain yang pernah memiliki riwayat kontak dengan pasien positif corona.

Anggota DPRD Pamekasan yang dilakukan rapid test itu dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Chairul Umam. Politikus muda ini pernah memiliki riwayat kontak dengan salah seorang anggota Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Selain saya, semua anggota keluarga saya juga telah dilakukan rapid test oleh Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan tadi," kata Umam dihubungi via telepon, Rabu sore.

Ia menuturkan, berdasarkan hasil tes cepat itu, dirinya dinyatakan negatif COVID-19.

Namun demikian, sambung Umam, dirinya tetap akan mengikuti protokol penanganan COVID-19 yang telah ditetapkan pemerintah, yakni dengan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

Ia juga mengajak semua elemen masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga pola hidup sehat.

Bahkan, anggota DPRD asal Desa Pangoraian, Kecamatan Proppo ini sempat mengunggah foto dirinya di akun facebook pribadinya saat petugas sedang mengambil sampel darah di salah satu ruangan di Puskesmas Proppo.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Pamekasan, saat ini, jumlah warga Pamekasan yang terkonfirmasi positif corona sebanyak lima orang, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak dua orang, dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 107 orang.

Pewarta: Abd Aziz

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020