Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) menilai mantan anggota DPR RI Fandi Utomo layak maju sebagai bakal Calon Wali Kota Surabaya di Pilkada Surabaya 2020 karena selama ini selalu berpihak kepada buruh.
 
"Kami meminta dan siap mendukung penuh Pak Fandi Utomo untuk maju daklam kontestasi Pilkada Surabaya," kata Ketua DPC Sarbumusi Surabaya, Eko Susiati kepada wartawan di Surabaya, Minggu.
 
Menurut dia, Fandi Utomo merupakan tokoh yang konsen terhadap warga Kota Surabaya, terutama soal ketenagakerjaan, dan buruh. "Dengan itu kami mendukung Pak Fandi Utomo maju Pilkada Surabaya," ujarnya.

Ia menjelaskan keberpihakan Fandi Utomo kepada kaum buruh di Surabaya cukup besar, terlihat dari perjuangan Fandi Utomo dalam mensejahterakan buruh maupun pekerja pabrik agar lebih layak kehidupannya.

Ia mencontohkan peningkatan kesejahteraan buruh dengan memperjuangkan kenaikan Upah Minimun Kota (UMK), memberdayakan pedagang pasar, meningkatkan pelaku UKM dan masih banyak lagi yang dilakukan untuk warga Kota Surabaya.

Untuk itu, lanjut dia, Sarbumusi siap bergerak untuk Fandi Utomo menjadi bakal calon Wali Kota Surabaya. "Sosok Fandi Utomo merupakan tokoh yang disukai oleh masyarakat Kota Surabaya," ujarnya.

Eko Susiati menambahkan di tengah pembahasan Omnibus Law di DPR, Sarbumusi berharap Fandi Utomo bisa mengupayakan untuk ikut menolak RUU Omnibus Law di sektor lapangan kerja.

Relawan Presiden Jokowi yang mengatasnamakan Barisan Rakyat Indonesia Hebat (Ba-Raih) sebelumnya juga mendukung Fandi Utomo maju sebagai bakal Calon Wali Kota Surabaya dalam Pilkada Surabaya 2020.

"Dukungan itu bukan tanpa sebab karena Fandi Utomo merupakan sosok dengan segudang pengalaman di tingkat nasional," kata Ketua DPD Ba-Raih Jawa Timur Suhari.

Sehingga, lanjut dia, dengan pengalaman ini diharapkan mampu membawa kesejahteraan bagi rakyat Surabaya dengan kebijakan-kebijakannya kelak.  "Kami siap mendukung pak Fandi karena beliau tokoh yang faham betul tentang Surabaya," ujarnya.

 

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2020