Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah menginginkan proyek pembangunan bandara di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dibangun awal tahun 2020.

"Saya pastikan bandara ini jadi dibangun, apalagi telah melalui proses panjang dan sudah dijadikan proyek strategis nasional," kata Menhub Budi Karya Sumadi kepada pers di Kediri, Sabtu.

Hal itu disampaikan usai tatap muka dengan masyarakat Kabupaten Kediri terkait rencana pembangunan bandara di kabupaten itu.

Hadir dalam acara itu Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno.

Menhub yakin dengan dibangunnya bandara maka hal ini akan memberikan dampak yang sangat positif, tidak hanya meningkatkan konektivitas tapi bandara ini juga akan berdampak bagi perkembangan suatu daerah tidak terkecuali bagi masyarakatnya.

"Apabila ini menjadi bandara, maka daerah sekitar nanti akan tumbuh menjadi suatu daerah pusat keekonomian baru di situ ada industri, kuliner, ada pariwisata," katanya.

Selain dampak sosial dan ekonomi, Menhub menyebut dengan dibangunnya bandara di Kediri ini nantinya akan dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar.

"Di Kulonprogo kita membangun hanya dua tahun. Begitupun Bandara Kediri, dalam kesempatan yang Insya Allah kita lakukan awal tahun depan itu tidak lebih dari dua tahun kita selesaikan. Banyak kesempatan bekerja bagi masyarakat di pembangunan dan yang lebih luar biasa lagi pada saat bandara berhasil dibangun kesempatan kerja itu banyak sekali," ungkap Menhub.

Baca juga: Kediri dipilih miliki bandara karena lokasinya strategis
Baca juga: Menko Luhut tegaskan bandara Kediri bukan milik Gudang Garam

Pada kesempatan yang sama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menargetkan Bandara Kediri dapat selesai dibangun pada akhir 2021.

"Peletakan batu pertama kita berharap harus boleh nanti Januari tahun depan (2020), kita sudah mundur satu tahun, jadi kalau nanti kita mulai Januari tahun depan saya pikir 2021 akhir akan selesai seperti Bandara Kulon Progo," ujar Luhut.

Luhut mengingatkan kepada masyarakat Kediri yang lahannya terdampak pembangunan bandara agar tidak mudah terprovokasi pihak-pihak yang hendak menghambat pembangunan bandara.

Pihaknya menjamin pemerintah akan memberikan yang terbaik dan tidak akan merugikan masyarakat.

"Tidak ada yang bermaksud merugikan masyarakat, pasti akan memberi nilai tambah karena itu perintah dari Presiden untuk memberikan yang terbaik terhadap rakyat," tegasnya.

Menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo yang juga hadir menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan bagi masyarakat Kabupaten Kediri.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Kediri Haryanti Sutrisno juga turut hadir guna mendorong percepatan pembangunan bandara di Kabupaten Kediri ini.

Pewarta: Ahmad Wijaya

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019