Surabaya (Antaranews Jatim) - Ribuan umat Kristen mengikuti Festival Kuasa Allah yang digelar oleh Gereja Mawar Sharon selama dua hari, 30 - 31 Maret, di Surabaya.

"Lebih dari 15 ribu orang hadir di acara ini," ujar Ketua Departemen Edukasi Gereja Mawar Sharon Mulyadi Budianto, saat dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu.

Dia mengatakan, kegiatan yang bertempat di Imperial Ballroom Pakuwon Indah Surabaya ini, selain dihadiri langsung oleh 15 ribu orang, juga dapat diikuti secara live streaming oleh 1.500 rumah di berbagai daerah di luar Kota Surabaya, yang diperkirakan ditonton oleh 30 ribu jamaah dari berbagai daerah.

"Festival Kuasa Allah telah rutin digelar sejak tahun 2004. Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke- 26," katanya.

Festival tersebut dihadiri oleh Pastor Philip Mantofa, yang sekaligus sebagai penggagas Festival Kuasa Allah.

Mulyadi menjelaskan Festival Kuasa Allah adalah kegiatan doa bersama, yang secara khusus mendoakan bagi orang sakit.

Menurut dia, Pastor Philip Mantofa menerima mandat dari Roh Kudus yang berbicara pada dirinya dalam sebuah doa untuk mengadakan Festival Kuasa Allah dan Tuhan berjanji untuk memberi kesembuhan.

"Maka mereka yang hadir di Festival Kuasa Allah dalah orang-orang yang sakit. Tapi tidak semuanya sakit secara fisik karena festival ini juga bisa menyembuhkan mereka yang mengalami sakit secara sosial maupun ekonomi," ucapnya.

Dia mencontohkan, orang-orang yang mengalami masalah ekonomi juga bisa disembuhkan melalui doa bersama di Festival Kuasa Allah.

"Selain itu orang-orang yang kecanduan judi ataupun narkoba juga bisa dipulihkan melalui doa bersama di Festival Kuasa Allah," ujarnya.

Mulyadi memaparkan, selama dua hari penyelenggaraan Festival Kuasa Allah, pada hari pertama adalah pemaparan testimoni terkait permasalahan yang dialami oleh para peserta. "Barulah pada hari kedua digelar doa bersama untuk proses penyembuhan," katanya.

Dia menambahkan, penyelenggaraan Festival Kuasa Allah tahun ini tergolong spesial karena bertepatan dengan Hari Jumat Agung bagi umat nasrani.

Pewarta: Hanif Nashrullah

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018