Malang (Antara Jatim) -  The Netherlands Education Support Oftice (Nuffic NESO Indonesia) berburu mahasiswa "excellent" Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk melanjutkan program master di Belanda atas kerja sama pemerintah Indonesia dan Belanda.

 Scholarship Team Coordiantor Netherlands Education Support Office Indonesia Indy Hardono, di Malang, Jumat mengatakan kuota mahasiswa Indonesia untuk studi lanjut di beberapa perguruan tinggi di Belanda dengan beasiswa tersebut, tahun depan hanya 60 hingga 70 mahasiswa.

 "Ada beberapa bidang prioritas yang bisa ditempuh mahasiswa Indonesia di Negeri Kincir Angin tersebut, di antaranya penegakan hukum, agroindustri, pertanian dan hortikultura, serta perdagangan internasional, ekonomi, infrastruktur, transportasi maupun ekonomi," kata Indy Hardono di sela sesi informasi bagi mahasiswa UB di Malang, Jawa Timur.
 
Ia berharap banyak pemuda atau mahasiswa dari Kota Malang meraih kesempatan melanjutkan studi di Belanda dengan beasiswa StuNed (Studeren in Nederland atau studi di Belanda). StuNed merupakan beasiswa penuh.

 Indy Hardono memaparkan lebih rinci mengenai beasiswa ini. "Saat ini kami sudah mulai membuka pendaftaran untuk program master dan short course. Yang perlu diingat, StuNed adalah beasiswa berbasis prestasi yang fokus pada keunggulan (akademik, jenjang karir, penghargaan dan prestasi penting lain.

 Selain itu, keterkaitan dengan area prioritas kerja sama bilateral antara Belanda dan Indonesia. Beasiswa StuNed terus berupaya untuk memberikan kesempatan lebih banyak bagi warga negara Indonesia untuk dapat melanjutkan studi di Belanda.

 Oleh karena itu, katanya, sejak 2016, StuNed telah menjalin kerja sama co-funding dengan beberapa perguruan tinggi di Belanda. Peluang kerja sama co-funding ini juga terbuka untuk individu (pelamar) dan institusi baik swasta maupun pemerintah.

 Tenggat pendaftaran tahun depan adalah 15 Maret untuk program Master, dan 6 Januari untuk Short Course. Selain harus memiliki surat penerimaan dari universitas di Belanda, kandidat harus memiliki skor IELTS minimal 6 untuk master, serta IELTS minimal 5,5 untuk short course.

 Dalam paparannya di hadapan ratusan mahasiswa UB Malang, Indy mengemukakan Belanda memiliki  deretan universitas dengan kualitas terbaik nomor 4 didunia.  Pilihan program studinya juga banyak, lebih dari 2.100 progam studi internasional dengan bahasa Inggris sebagal bahasa pengantarnya.

 Selain itu, ada kesempatan bagi alumni Belanda untuk mencari pekerjaan di negeri itu sampai tiga tahun satelah lulus. Saat ini ada sekitar 1.500 mahasiswa Indonesia dari berbagai tingkatan studi di Belanda. Untuk pendanaan, tidak harus dari biaya sendiri, karena tersedia berbagai beasiswa ke Belanda.

 Sementara itu, alumni Wageningen University Prof Ifar Subagiyo yang juga Direktur International Office UB menyatakan dukungannya. "Belanda memiliki sejumlah lembaga pendidikan tinggi dengan reputasi internasional sehingga pantas dijadikan sebagai destinasi studi," kata Ifar.  

 Nuffic Neso Indonesia adalah organisasi non-profit yang ditunjuk resmi dan didanai oleh pemerintah Belanda untuk menangani berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan tinggi Belanda. Neso Indonesia adalah perwakilan Nuffic, organisasi Belanda yang menangani kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi.

 Neso Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi secara cuma-cuma mengenai lebih dari 2.100 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris. Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda.

 Bersama dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia, setiap tahun Neso Indonesia menawarkan program beasiswa bagi sekitar 200 warga negara Indonesia dalam bentuk program master dan pelatihan.(*)
Video Oleh Endang Sukarelawati

Pewarta: Endang Sukarelawati

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017