Bojonegoro (Antara Jatim) - Tim Persibo Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar uji coba melawan klub lokal menjelang laga lanjutan Liga 3 Kopi Kapal Api melawan Jombang Putra di Stadion Letjen H. Soedirman pada 12 Juli 2017.

"Tim Persibo sudah melakukan uji coba dua kali melawan klub lokal, dalam pekan ini," kata Humas Persibo Bojonegoro Abdul Hafid, di Bojonegoro, Kamis.

Menurut dia, anak asuh I Putu Gede langsung melakukan latihan setelah libur lebaran sebulan sebagai persiapan laga tandang melawan Jombang Putra.

Bahkan, lanjut dia, uji coba melawan klub lokal akan digelar kembali untuk semakin mematangkan tim berjuluk Laskar Angling Dharma.

"Semua pemain Persibo dalam keadaan baik setelah libur lebaran. Latihan dan uji coba itu untuk persiapan melawan Jombang Putra," kata dia menegaskan.

Mengenai jumlah pemain, kata dia, masih tetap 25 pemain belum ada tambahan, sebab sesuai ketentuan penambahan pemain bisa dilakukan setelah 22 Juli.

Menurut dia, dalam laga kandang itu tetap dikarciskan, tetapi harganya kembali normal untuk kelas ekonomi Rp15.000 per lembar dan VIP Rp35.000 per lembar.

Berbeda dengan laga uji coba Persibo melawan Timnas U-19, harga karcis untuk ekonomi Rp35.000 per lembar dan VIP Rp75.000 per lembar.

"Kami sudah mengantisipasi agar tidak kecolongan ada karcis palsu beredar ketika laga uji coba melawan Timnas U-19 lalu," kata dia.

Yang jelas, menurut dia, manajemen mendukung polisi memproses seorang warga yang mengedarkan karcis palsu dalam laga melawan Timnas U-19 yang lalu.

"Yang bersangkutan sampai sekarang masih ditahan di mapolres, karena kasusnya terus berlanjut," kata dia menegaskan.

Ia membantah bahwa beredarnya karci palsu dalam laga uji coba melawan Timnas U-19, ada oknum manajemen yang terlibat.

Sebab, menurut dia, karcis palsu dalam laga uji coba Persibo melawan Timnas U-19 yang beredar bentuknya berbeda dengan karcis asli yang dikeluarkan manajemen.

Sesuai keterangan tersangka kepada polisi, kata dia, karcis palsu itu diperoleh dari seseorang sebanyak 30 lembar dengan harga Rp26.000 per lembar.

"Tapi tersangka tidak tahu nama penjual karcisnya," katanya. (*)

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo

Editor : Endang Sukarelawati


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017