Banyuwangi (Antarajatim) - Sebanyak enam orang terluka akibat pohon beringin yang cukup besar tumbang di sebelah barat patung Gandrung kawasan Gunung Gumitir yang merupakan jalur perbatasan Kabupaten Jember-Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu.

"Pohon yang diduga berumur ratusan tahun itu tumbang karena sudah rapuh  sekitar pukul 03.00 WIB dan menimpa sebuah warung yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut hingga menyebabkan enam orang terluka," kata Kapolsek Kalibaru AKP Bambang Suprapto di Polsek Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.

Korban yang terluka yakni Slaman (45) Siti (35), Sunarya (35), Faisol (18), Rohmat (8), Nisa (6) yang semuanya merupakan warga Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru. 

"Dari enam korban luka tersebut yang mengalami luka ringan dibawa ke Puskesmas Kalibaru Kulon, sedangkan yang mengalami luka berat dilarikan ke RS Al-Huda Banyuwangi dan RS Bhakti Husada Krikilan Banyuwangi," tuturnya.

Tiga orang yang mengalami luka ringan dibawa Puskesmas Kalibaru Kulon, sedangkan korban yang mengalami patah tulang menjalani rawat inap di RS Bhakti Husada Krikilan, dan satu korban yang tidak sadarkan diri dibawa ke RS Al- Huda Banyuwangi.

"Tumbangnya pohon beringin yang cukup besar tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari Jember menuju Banyuwangi atau sebaliknya macet total karena petugas harus memotong pohon tumbang yang melintang di jalur Gumitir itu," katanya.

Pada saat proses memotong pohon beringin itu, lanjut dia, kendaraan roda dua saja yang diperbolehkan melintas, sedangkan kendaraan roda empat atau lebih harus menunggu proses pemotongan pohon hingga selesai.

"Arus lalu lintas siang ini sudah kembali berjalan lancar. Saya imbau pengguna jalan untuk tetap waspada di jalur Gumitir yang merupakan perbatasan Kabupaten Banyuwangi-Jember tersebut," ujarnya menambahkan.

Jalur lalu lintas di Gunung Gumitir merupakan satu-satunya akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Jember dengan Banyuwangi, namun jalur tersebut memang rawan longsor dan pohon tumbang selama musim hujan, sehingga pengendara diimbau harus berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.(*)

Pewarta: Zumrotun Solichah

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017