Bojonegoro (Antara Jatim) - Lalu lintas di jalur jalan raya di Pasar Babat, di Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur, mulai macet disebabkan meningkatnya pembeli di pasar setempat yang membawa kendaraan roda empat sejak dua hari lalu.
    
Seorang pedagang di Pasar Babat, Lamongan Agus Suraya, Jumat, mengatakan macetnya kendaraan di depan Pasar Babat, karena banyak kendaraan pembeli yang diparkir di tepi jalan di depan pasar.
    
Pembeli, lanjut dia, memarkir kendaraan roda empat di tepi jalan raya di depan pasar karena Pasar Babat milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan tidak dilengkapi parkir kendaraan bermotor yang memadai.
    
"Di Pasar Babat sama sekali tidak ada tempat parkir kendaraan roda empat," tandasnya.
    
Lebih lanjut ia menjelaskan kondisi jalur jalan raya di depan Pasar Babat, macet dengan posisi kendaraan kadang berjalan merayap terutama pagi hari mulai pukul 08.00 WIB.
    
Kendaraan yang macet tidak hanya dari arah timur Surabaya, tapi juga dari arah barat  Bojonegoro yang bertemu dengan kendaraan dari arah Jombang yang akan ke arah Surabaya.
    
"Kendaraan macet sejak pagi hari sampai siang hari pukul 02.00 WIB. Setelah siang hari biasanya kendaraan agak longar," paparnya.
    
Ia memperkirakan tingkat kemacetan lalu lintas yang sekarang terjadi panjangnya sekitar 500 meter. Panjang kemacetan kendaraan, akan bertambah panjang mendekati Hari Raya Idul Fitri, sebab jumlah pemudik yang melalui jalan di depan pasar setempat akan semakin meningkat.
    
"Sampai sekarang tidak ada jalur alternatif bagi pemudik dari arah timur Surabaya dan arah barat Bojonegoro untuk tidak melewati jalur jalan raya di depan Pasar Babat," tuturnya.
    
"Biasanya semakin mendekati lebaran tingkat kemacetan semakin parah," ucap seorang awak bus Dali Prima di Terminal Rajekwesi Bojonegoro Jaelani menambahkan.
    
Kepala Bidang Hubungan Darat Dinas Perhubungan Bojonegoro S. Hartono, menjelaskan di sepanjang jalur jalan raya Bojonegoro-Babat, terdapat sejumlah pasar tumpah yang rawan menimbulkan kemacetan.
    
Sejumlah pasar tumpah yang rawan menimbulkan kemacetan, antara lain, Pasar Sroyo, Pasar Sumberrejo di Kecamatan Sumberrejo, Pasar Baureno, dan Pasar Kapas.
    
"Kami akan menempatkan sejumlah petugas bersama dengan personel dari kepolisian resor (polres) untuk mengamankan di jalan rawan macet," tandasnya. (*)

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016