Bojonegoro (Antara Jatim) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, berencana membeli tiga mobil pemadam kebakaran dengan anggaran Rp7 miliar di dalam APBD 2016, untuk mengantisipasi kebakaran yang jauh dari kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 
     
"Pembelian tiga mobil pemadam kebakaran, yang  salah satunya mobil serbaguna, akan dilakukan melalui katalog elektronik," kata Sekretaris BPBD Bojonegoro Nadif Ulfia, di Bojonegoro, Selasa.
     
Oleh karena itu, menurut dia, BPBD tidak bisa langsung melakukan pembelian mobil pemadam kebakaran, kalau belum ada penawaran di katalog elektronik, meskipun alokasi anggaran sudah tersedia.
     
"Kami masih terus melakukan pemantauan di katalog elektronik. Kalau memang ada penawaran dan spesifikasinya sesuai, maka pembelian baru bisa dilakukan," jelas dia.
     
Menurut dia, pembelian tiga mobil pemadam kebakaran itu, sama dengan pembelian mobil pemadam kebakaran yang dilakukan tahun lalu senilai Rp29 miliar, juga melalui katalog elektronik. 
     
"Kalau alokasi anggarannya senilai Rp1,9 miliar per unit mobil," ucapnya, menegaskan.
     
Sesuai rencana, lanjut dia, tiga mobil pemadam kebakaran itu, akan ditempatkan di Kecamatan Kedungadem, Ngambon dan Sekar. Di tiga kecamatan itu, direncanakan akan dibangun Posko BPBD.
     
Posko BPBD Kecamatan Kedungadem, katanya, akan melayani bencana kebakaran di Kecamatan Kedungadem, Kepohbaru dan sebagian di Kecamatan Sugihwaras. 
     
Posko Kecamatan Sekar, selain melayani kebakaran di Kecamatan Sekar, juga Kecamatan Gondang, dan Posko Kecamatan Ngambon, selain melayani kebakaran di Ngambon, juga di Ngraho, Tambakrejo dan Margomulyo.
     
"Karena  belum ada posko BPBD di tiga kecamatan itu, maka mobil pemadam kebakaran akan ditempatkan di kantor kecamatan," ucapnya.
     
Ia menambahkan alokasi anggaran Rp7 miliar itu, sudah termasuk untuk membayar honor petugas pemadam kebakaran, yang jumlahnya enam personel di setiap posko. 
     
Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, menambahkan semakin bertambahnya mobil pemadam kebakaran yang lokasinya ditempatkan tersebar di sejumlah posko, akan memberikan manfaatkan untuk mengantisipasi kejadian kebakaran. 
     
Sekarang ini, sudah ada Posko BPBD di Kecamatan Baureno, Temayang dan Padangan, yang juga dilengkapi mobil pemadam kebakaran dan mobil serbaguna, untuk mengantisipasi kejadian kebakaran di sekitarnya.
     
"Kalau mobil pemadam kebakaran bisa cepat datang ke lokasi kejadian kebakaran, maka bisa mencegah kerugian menjadi besar," tandasnya. (*)

Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2016