Surabaya (Antara) - Kepala Staf Angkatan  Laut (KSAL) Belanda Jenderal Verkerk melaksanakan ziarah ke Makam Kehormatan Belanda Kembang Kuning, Jalan Kembang Kuning, Surabaya, Jawa Timur, Jumat.

Kedatangan jenderal bintang empat setelah  mengikuti International Maritime Security Symposium (IMSS) di Jakarta itu disambut oleh Direktur Oorlogsgravenstichting Indonesia atau Yayasan Makam Kehormatan Belanda di Indonesia, Robert van de Right.
 
Didampingi Kepala Pengawas Makam RM Soekarjono serta beberapa petugas makam, Robert van de Right menerangkan ada tujuh makam Belanda atau ereveld di Indonesia yang dikelola oleh  yayasan yang dipimpinnya saat ini.

"Antara lain dua ereveld di Jakarta yakni di Menteng Pulo dan Ancol, kemudian dua di Semarang yakni Kalibanteng dan Candi, serta sisanya berada di Leuwigajah Cimahi, dan ereveld  Pandu di Bandung," katanya.
 
Untuk Ereveld Kembang Kuning juga disebut Ereveld "Angkatan Laut", karena seluruh jasad yang dimakamkan di dalamnya adalah para personel Angkatan Laut maupun Marinir Belanda yang gugur saat terjadi perang di Laut Jawa pada 27 Februari 1942.

Selain jasad mereka yang dimakamkan di Makam Kehormatan Belanda ini, pihaknya juga membangun sebuah monumen yang diberi nama Karel Doorman untuk mengenang mereka utamanya yang gugur saat perang di Laut Jawa itu.

"Di sini juga turut dimakamkan para wanita dan anak-anak yang wafat di kamp perang milik tentara Jepang," kata Robert kepada Verkerk.

Setelah menyimak keterangan dari pimpinan yayasan mengenai sejarah singkat Ereveld Kembang Kuning, General Verkerk beserta rombongan meletakkan karangan bunga pada salah satu makam, dan melakukan penghormatan terakhir disertai penaburan bunga. (*)

Pewarta: Edy M Yakub

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015