Sampang (Antara Jatim) - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkab Sampang, Pulau Madura, Jawa Timur, Kamis, melepas dua bus angkutan balik Lebaran gratis yang disediakan Pemprov Jatim pada Lebaran 1436 Hijriah.

Pelepasan dua armada bus angkutan balik Lebaran gratis ini digelar di depan kantor Pemkab Sampang oleh Kepala Dishubkominfo Sampang Ali Wafa disaksikan disaksikan perwakilan Polres Sampang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan perwakilan Dinas Perhubungan Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Jawa Timur.

"Penyediaan fasilitas angkutan Lebaran gratis oleh pemerintah ini dimaksudkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya selama musim mudik dan balik Lebaran," kata Ali Wafa.

Dua armada bus yang diberangkatkan dari Kabupaten Sampang menuju Surabaya itu masing-masing menangangkut sebanyak 54 orang dengan nomor polisi N 7063 HS dan N 7166 HS.

Jumlah tempat duduk yang tersedia di masing-masing bus itu sebanyak 55 orang, sehingga jumlah total penumpang ideal sebanyak 110 orang.

Namun, karena warga yang hendak mengikuti angkutan balik Lebaran gratis kurang, maka jumlah tempat duduk yang terisi hanya 54 orang.

Hingga Rabu (22/7), jumlah warga Sampang yang mendaftar hendak mengikuti angkulan balik Lebaran gratis yang disediakan Pemkab Sampang itu baru terdata sebanyak 40 orang.

Namun, berkat upaya semua pihak, baik Dishubkominfo Pemkab Sampang, serta atas bantuan aparat kepolisian, TNI dan Satpol-PP Sampang, maka warga yang hendak mengikuti angkutan balik Lebaran gratis bertambah, kendatipun tidak penuh.

Kurangnya minat warga Sampang mengikuti angkutan balik Lebaran gratis ini, karena pelaksanaan digelar sebelum Lebaran Ketupat. Sebab berdasarkan kebiasaan, warga Madura kebanyakan melakukan balik Lebaran, setelah perayaan Lebaran Ketupat, yakni perayaan Lebaran, pada hari ketujuh setelah Lebaran Idul Fitri.

Di Pulau Madura, termasuk di Kabupaten Sampang, perayaan Lebaran Ketupat lebih meriah dibanding Lebaran Idul Fitri. 

Menurut Kepala Dishubkominfo Sampang Ali Wafa, jumlah angkutan balik Lebaran bantuan Pemprov Jatim untuk Kabupaten Sampang kali ini lebih sedikit dibanding tahun lalu.

Sebab, kala itu, jumlah armada bus yang disedikan sebanyak tiga armada. 

Pengurangan jatah angkutan balik Lebaran gratis oleh Pemprov Jatim itu terjadi, karena pada tahun lalu, warga yang mengikuti program angkutan balik Lebaran gratis itu juga sedikit.

Sementara, dari 108 penumpang angkutan balik Lebaran itu, dua diantaranya turun di pertigaan pintu masuk tol Jembatan Suramadu, yakni di Desa Tangkel, Kecamatan Labang, karena tujuannya hendak ke Kota Bangkalan.

"Kalau yang lain, semuanya turun dari Surabaya, kecuali dua penumpang itu," terang Ali Wafa. (*)

Pewarta: Abd. Azis

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2015