Jember (Antara Jatim) - Antrean bahan bakar minyak di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa atau hari pertama naiknya harga bahan bakar bersubsidi tersebut terlihat normal. "Pagi ini antrean normal pascakenaikan harga premium dari Rp6.500 menjadi Rp8.500 per liternya," kata Supervisor SPBU Jalan Gajahmada Jember Iwan Hendarto. Menurut dia, biasanya hari pertama kenaikan harga BBM di sejumlah SPBU sepi pembeli karena banyak warga yang membeli pada malam hari, sebelum ditetapkannya harga baru. "Hari ini tampak normal dan tetap saja ada antrean pada pagi hari karena banyak warga yang membeli BBM usai mengantar anaknya sekolah atau mereka yang akan berangkat kerja," tuturnya. Ia menjelaskan pihaknya melayani pembelian BBM pada Senin (17/11) hingga pukul 24.00 WIB dan antrean cukup panjang hingga meluber ke jalan raya. "Banyaknya warga yang antre BBM menyebabkan peningkatan penjualan hingga mencapai 15 persen dalam waktu dua jam, sebelum harga baru premium sebesar Rp8.500 per liter dan solar menjadi Rp7.500 per liter," paparnya.(*)

Pewarta:

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014