Surabaya (Antara Jatim) - Ganda campuran Pelatnas Hafiz Faizal/Shela Devi Aulia merebut gelar juara pada Djarum Sirkuit Nasional Li Ning Jawa Timur Open 2014 yang merupakan seri pamungkas di Surabaya, Sabtu. Pada pertandingan final di GOR Sudirman Surabaya, Hafiz/Shela yang menempati unggulan kedua mengalahkan seniornya Tri Kusharjanto/Kehsya Hanadia Nurvita dalam tiga game dengan skor 21-17, 11-21, 21-11. Pasangan Pelatnas tampil menyerang sejak awal game pertama untuk menekan pertahanan lawan. Kendati perolehan skor sempat ketat, Hafiz/Shela mampu menang 21-17. Namun, konsistensi permainan mereka menurun pada game kedua dan kesulitan untuk keluar dari tekanan lawan sehingga Hafiz/Shela menyerah 11-21 dan penentuan juara harus berlanjut pada game ketiga. Pada game penentuan ini, Hafiz/Shela yang merupakan juara Sirnas seri Jawa Barat bisa kembali pada permainan terbaiknya dan tidak memberi kesempatan seniornya untuk mengembangkan permainan. Hafiz/Shela menyudahi perlawanan Trikus/Kesya dengan skor 21-11. "Pada game kedua kami tidak bisa lepas dari tekanan dan saya juga agak terprovokasi, sehingga makin sulit mengejar ketinggalan angka," kata Hafiz Faisal usai pertandingan. Pelatih ganda campuran Pelatnas Enroe Suryanto mengatakan anak asuhnya sudah bisa bermain 'all out' sejak pertandingan babak penyisihan, kendati masih sering melakukan kesalahan dan kehilangan fokus. "Mereka mampu bangkit pada game ketiga, setelah permainannya menurun pada game kedua. Kemenangan ini menjadi modal penting buat perjalanan mereka ke depan," katanya. Selain ganda campuran, Pelatnas Cipayung juga meloloskan satu wakil lagi di nomor ganda putra melalui pasangan Hardianto/Kenas Adi Haryanto menghadapi Ardiansyah Putra/Didit Juang Indriarto. Hingga berita ini diturunkan, final ganda putra belum dimainkan. Hasil sementara di nomor lainnya, Ganis Nurahmandani (Pertamina Fastron) merebut juara tunggal putri dengan memupus ambisi pemain tuan rumah Tike Arieda Ninggrum (Jaya Raya Suryanaga) 21-12, 21-17 dalam waktu 39 menit. Pertandingan yang tidak kalah seru dan menjadi puncak laga sirnas seri terakhir adalah final tunggal putra yang mempertemukan dua unggulan teratas Sony Dwi Kuncoro melawan Alamsyah Yunus. (*)

Pewarta:

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014