Banyuwangi (Antara Jatim) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bekerjasama dengan Bank Jatim memberikan bantuan paket sembako dan sarung kepada sekitar 350 orang penambang belerang yang biasa beroperasi di Kawah Gunung Ijen. "Ini bentuk perhatian Pemkab Banyuwangi kepada para penambang belerang yang telah berperan serta dalam geliat pariwisata di Banyuwangi, khususnya Kawah Ijen," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menyerahkan langsung paket sembako kepada para penambang di aula kantor Kecamatan Licin, Banyuwangi, Sabtu. Menurut ia, penambang belerang merupakan "PR" (public relation) penting bagi kegiatan pariwisata di Gunung Ijen, karena mereka inilah yang menjadi tempat bertanya para wisatawan saat berada di kawasan objek wisata tersebut. "Saat ini wisatawan yang naik ke Ijen semakin ramai. Kami berharap para penambang belerang bisa terus memberikan pelayanan yang ramah kepada para wisatawan. Jangan lupa tersenyum," ujar bupati yang akrab disapa Anas itu. Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para penambang belerang yang telah menjaga nama baik Banyuwangi di mata wisatawan lokal dan mancanegara. "Ustad Yusuf Mansyur pernah cerita ke saya kalau beliau takjub dengan pera penambang belerang di Ijen, karena saat ditanya mampu menceritakan tentang Banyuwangi dengan panjang lebar. Menurutnya slogan 'I love Banyuwangi' benar-benar diresapi oleh para penambang belerang," tambahnya. Anas menambahkan keberadaan Gunung Ijen telah membuat Banyuwangi, khususnya Kecamatan Licin, ditetapkan sebagai kawasan Khusus agropolitan oleh pemerinah pusat. Untuk itu, ia meminta masyarakat di Kecamatan Licin bisa memanfaatkan peluang tersebut sebagai daya tarik wisata, selain objek Kawah Gunung Ijen. "Warga bisa memperbanyak penanaman sayuran serta tanaman hortikultura di lahan yang dimiliki. Nantinya wisatawan tidak hanya datang ke Gunung Ijen, tapi setelahnya juga bisa berwisata ke rumah-rumah warga untuk membeli aneka sayur dan buah. Ini akan menambah kesejahteraan bagi masyarakat," papar Anas. (*)

Pewarta:

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014