Bojonegoro (Antara Jatim) - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berencana memeriksa daging sapi dan ayam yang dijual para pedagang di sejumlah pasar tradisional menjelang Puasa Ramadhan 1435 Hijiriah, pekan depan.
"Tim Dinas Peternakan dan Perikanan akan mengambil contoh daging sapi yang dijual pedagang di sejumlah pasar tradisional untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro Subekti, Selasa.
Menurut dia, pengambilan contoh daging sapi juga daging ayam tidak dilakukan di seluruh pedagang, tetapi dilakukan secara acak.
Sesuai rencana, katanya, pemeriksaan daging sapi dan ayam "tiren" akan dilakukan di Pasar Besar Kota Bojonegoro, Pasar Banjarjo, Pasar Kalitidu, Pasar Margomulyo dan Pasar Ngambon.
"Pemeriksaan daging sapi untuk mengetahui kemungkinan ada penjualan daging "glongongan" termasuk penjualan daging "celeng" atau babi hutan," jelasnya.
Hanya saja, menurut dia, di daerahnya belum pernah ditemukan ada penjualan daging sapi "glongongan", tetapi kalau penjualan daging "celeng atau babi hutan pernah ditemukan.
"Penjualan daging "celeng" pernah ditemukan di pasar tradisional di Kecamatan Ngraho, pada lebaran tahun lalu," paparnya.
Namun, menurut dia, penjualan daging sapi "glongongan" yang mempunya ciri-ciri berair, mudah membusuk, belum pernah ditemukan di daerahnya,.
Lebih lanjut ia menjelaskan pihaknya juga akan mewaspadai penjualan ayam "tiren", yang memiliki ciri-ciri daging berwarna kebiru-biruan, berbau busuk dan biasanya dijual dengan harga lebih murah.
"Pemeriksaan daging sapi dan ayam tidak layak jual akan dilakukan di laboratorium," tandasnya.
Ia menambahkan pemeriksaan daging sapi dan ayam di sejumlah pasar tradisional, sebagai usaha mengamankan konsumen menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah.
"Beredarnya ayam "tiren", daging sapi "glongongan" juga daging babi hutan, biasa dilakukan para pedagang untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya," ujarnya.(*)
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014