Surabaya (Antara Jatim) - Satgas Terpadu Penanggulangan Bencana Kelud TNI AL mengadakan layanan kesehatan dengan mendirikan Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) di Desa Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jumat. Penerangan Satgas Terpadu Penanggulangan Bencana TNI AL dalam keterangan kepada Antara di Surabaya melaporkan layanan kesehatan itu melibatkan Yonkes-1 Mar, Diskes Lantamal V, dan RSAL dr Ramelan Surabaya. "Kebanyakan penyakit yang diderita warga adalah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), infeksi lambung, keluhan sakit lainnya seperti sakit kepala atau pusing-pusing, dan meriang (demam)," kata Wadan Satgasmar Mayor Laut (K) Rudi P Napitupulu Sp.B. Menurut dia, ISPA disebabkan kurang disiplinnya warga untuk memakai masker, sehingga banyak debu yang terhirup dan akhirnya menimbulkan infeksi saluran pernapasan atas, selain itu juga faktor kurangnya waktu istirahat. "Rumah Sakit Lapangan yang sudah ada terlebih dulu menerima lebih kurang 20 pasien setiap harinya, baik dari pengungsi maupun warga sekitar dengan diagnosa penyakit ringan dan sedang," kata Mayor Laut (K) Rudi yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Batalyon Kesehatan-1 Marinir. Apabila pasien memerlukan perawatan medis yang lebih, maka akan dirujuk ke rumah sakit terdekat yang lebih lengkap, baik alat maupun obatnya, mengingat keterbatasan peralatan medis dan obat-obatan yang tersedia di Rumah Sakit Lapangan. "Semoga Rumkitlap ini bisa membawa manfaat untuk masyarakat yang terkena musibah dan bisa meringankan beban yang mereka derita," kata Komandan Satgas Terpadu TNI AL Kolonel Marinir Bambang Sutrisno. Hingga sepekan pasca-erupsi Gunung Kelud, Satgas Terpadu TNI AL dan Basarnas yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam tetap bekerja keras untuk menyalurkan bantuan di daerah-daerah yang terdampak paling parah. Beberapa titik daerah yang terdampak meletusnya Gunung Kelud antara lain Dusun Sukomoro, Desa Puncu, Kecamatan Puncu, yang menerima bantuan langsung dari Asops Danlantamal V Kolonel Laut (P) Irvansyah selaku Wadan Satgas TNI AL. Didampingi Danyon Marhanlan V Surabaya selaku Dantim 2 Satgas TNI AL Letkol Marinir Tony Kurniawan, Asops Danlantamal menyerahkan bantuan itu kepada Ketua RT 03 RW 1, Sukawi, yang membawahi 114 kepala keluarga. Selanjutnya, penyaluran dilakukan ke Dusun Margomulyo dan Dusun Puncu di Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, yang semuanya membawahi 112 Kepala Keluarga. Bantuan diterima oleh Ketua RT 03 RW 2, Didik, selaku perwakilan warga. Dari Dusun Puncu, tim bergerak menuju Desa Satak di Kecamatan Puncu setelah mendapatkan informasi dari salah anggota TNI AL bahwa di desa tersebut masih sangat membutuhkan bantuan logistik. Bantuan langsung diserahkan kepada Kepala Desa setempat, Sujarwo. Berikutnya, bantuan logistik diserahkan di Dusun Lestari, Desa Wonorejo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, yang diserahkan oleh perwakilan dari Basarnas kepada Kepala Dusun Lestari, Dendik. "Pascameletusnya Gunung Kelud, kami belum pernah mendapatkan bantuan secara langsung oleh pihak manapun dan baru kali ini mendapatkan bantuan logistik dari TNI AL dan Basarnas. Selama ini, perwakilan warga hanya mengambil di posko-posko sekitarnya," kata Dendik. (*)

Pewarta:

Editor : FAROCHA


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2014